
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Muamalat Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Jumat (25/9). Penandatanganan yang berlangsung di sela perhelatan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 ini bertujuan memperkuat penguatan ekosistem ekonomi digital dan industri keuangan syariah.
Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, S.Si., M.M., M.Kom., IPU, ASEAN.Eng., bersama Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia, Imam Teguh Saptono. Kolaborasi difokuskan pada peningkatan kompetensi mahasiswa, pengembangan kurikulum yang relevan dengan industri, serta perluasan program magang.
Baca juga:Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNM Jalin Kerja Sama dengan Polri
UNM Kerja Sama dengan Bank Muamalat
Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana, S.Si., M.M., M.Kom., IPU, ASEAN.Eng., menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi pijakan strategis untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan pasar kerja modern.
“Kerja sama ini merupakan komitmen Universitas Nusa Mandiri untuk memastikan pembelajaran mahasiswa tetap relevan dengan kebutuhan industri. Melalui sinergi bersama Bank Muamalat, kami ingin melahirkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital nasional,” kata Prof Dwiza dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (30/9).
Baca juga:Perkuat Jejaring Global, Universitas Nusa Mandiri Jajaki Kerja Sama Internasional
Penandatanganan ini juga dihadiri oleh perwakilan UNM, Dr. Ali Khumaidi, M.Kom., dan Panggah Muanif, S.Pd., serta pimpinan Bank Muamalat. Sinergi ini diharapkan dapat merealisasikan berbagai program berbasis teknologi dan perbankan syariah yang mampu memberikan dampak positif bagi seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas.







