
NusamandiriNews, Jakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadiri sharing session Sosialisasi Akreditasi Unggul Program Studi (prodi) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) pada Kamis (15/10). Acara yang menjadi bagian dari Kongres I AFEBSI ini berlangsung di Menara Peninsula Hotel, Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dewan Eksekutif LAMEMBA, Prof. Dr. Ina Primiana, S.E., M.T. Ia memaparkan berbagai kriteria dan aspek penting yang harus disiapkan perguruan tinggi untuk meraih peringkat akreditasi Unggul.
Baca juga:Akreditasi Unggul Jadi Bukti, Doktor Informatika UNM Serius Garap Riset Teknologi
FEB UNM Ikuti Sosialisasi LAMEMBA
Melalui sosialisasi ini, FEB UNM memperdalam pemahaman terkait mekanisme evaluasi program studi dan strategi peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan. Keikutsertaan ini menjadi langkah nyata kampus dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan akademis.
Dekan FEB UNM, Dr. Ida Zuniarti, menegaskan bahwa pemahaman standar akreditasi sangat penting sebagai pijakan dalam merumuskan tata kelola program studi yang terukur.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik. Pemahaman mengenai standar akreditasi diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan langkah peningkatan mutu yang terarah dan berkelanjutan,” kata Dr. Ida Zuniarti dalam rilis yang diterima, pada Jumat (16/10).
Saat ini, FEB UNM menaungi dua program studi jenjang sarjana, yaitu Program Studi Manajemen dan Program Studi Bisnis Digital. Kedua prodi tersebut terus didorong untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat demi mencetak lulusan yang siap bersaing.
Baca juga:Prodi Sains Data UNM Raih Akreditasi Unggul, Bidik Lulusan Berdaya Saing Global
“Sinergi dan partisipasi aktif dalam Kongres I AFEBSI ini juga dimanfaatkan FEB UNM untuk memperluas jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi di bidang ekonomi dan bisnis,” jelasnya.
Melalui keikutsertaan tersebut, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis membuktikan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.
“Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan agar relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan bisnis digital,” ungkapnya.







