Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Generative AI Ubah Dunia Coding, Pakar Malaysia Beberkan Strateginya di UNM

badge-check


					Generative AI Ubah Dunia Coding, Pakar Malaysia Beberkan Strateginya di UNM Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta – Perkembangan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) semakin mengubah lanskap industri teknologi global, termasuk cara perangkat lunak dirancang, dikembangkan, dan diimplementasikan. Menjawab kebutuhan akan talenta digital yang siap menghadapi era kecerdasan buatan, Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menggelar seminar internasional bertajuk “Integration of Generative Artificial Intelligence in Modern Software Development”, pada Kamis (18/6) secara daring.

Kegiatan akademik ini menghadirkan akademisi internasional dari INTI International University Malaysia, Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi, sebagai pembicara utama yang membahas tren, tantangan, dan peluang penerapan Generative AI dalam pengembangan perangkat lunak modern.

Baca juga:7 Jurusan S2 Paling Dicari 2026, Magister Informatika Jadi Primadona Karier Digital

Generative AI Ubah Dunia Coding

Dalam pemaparannya, Prof. Deshinta menjelaskan bahwa Generative AI telah berkembang menjadi teknologi strategis yang digunakan berbagai perusahaan teknologi global untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengembangan perangkat lunak.

“Saat ini Generative AI dimanfaatkan dalam berbagai tahapan software development, mulai dari analisis kebutuhan sistem, pembuatan kode program, pengujian perangkat lunak, dokumentasi teknis, hingga peningkatan pengalaman pengguna. Karena itu, mahasiswa perlu memahami bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi pendukung, tetapi telah menjadi bagian penting dari transformasi industri digital,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan industri terhadap talenta yang mampu mengintegrasikan AI dalam proses bisnis dan pengembangan aplikasi akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Oleh sebab itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Prof. Deshinta juga mengapresiasi langkah Universitas Nusa Mandiri yang secara konsisten menghadirkan kegiatan akademik berbasis teknologi terkini untuk memperluas wawasan mahasiswa.

“Seminar internasional seperti ini menunjukkan komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam menjembatani perkembangan teknologi global dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa. Ini menjadi modal penting untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional,” katanya.

Ia menilai mahasiswa Program Studi Informatika UNM memiliki peluang besar untuk berkembang di bidang Artificial Intelligence, Software Engineering, dan Data Science, terutama dengan dukungan kurikulum yang adaptif, kegiatan akademik berkelanjutan, serta kolaborasi internasional yang terus diperkuat.

Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo menegaskan bahwa penyelenggaraan seminar internasional ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan wawasan global kepada mahasiswa sekaligus memperkuat kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri digital masa depan.

“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong pengembangan ekosistem pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, data science, cloud computing, dan transformasi digital,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (22/6).

Baca juga:Mahasiswa Informatika UNM Bangun Sistem Laboratorium dengan Metode Agile

Ia menegaskan bahwa masa depan industri digital akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi AI secara kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.

“Masa depan bukan ditentukan oleh siapa yang memiliki teknologi, tetapi oleh siapa yang mampu memanfaatkannya untuk menciptakan solusi yang berdampak. Saya melihat mahasiswa Universitas Nusa Mandiri memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari transformasi digital tersebut melalui inovasi dan riset yang berkelanjutan,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak talenta digital yang tidak hanya menguasai teknologi terkini, tetapi juga siap berkontribusi dalam menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat dan industri di era kecerdasan buatan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UNM Catat Prestasi, 7 Dosen Terpilih di Paragon ILP 2026

22 Juni 2026 - 12:08 WIB

7 Dosen Terpilih di Paragon ILP 2026

HIMMA UNM Tancap Gas, Program Kerja 2026/2027 Resmi Disahkan

22 Juni 2026 - 11:51 WIB

HIMMA UNM Tancap Gas

Mahasiswa UNM Magang di BRIN, Kembangkan Chatbot AI Pelestari Bahasa Daerah

22 Juni 2026 - 11:21 WIB

Mahasiswa UNM Magang di BRIN

Karyawan Wajib Tahu! Kuliah Bisnis Digital Bisa Jadi Kunci Naik Level Karier

22 Juni 2026 - 11:10 WIB

Kuliah Bisnis Digital Bisa Jadi Kunci Naik Level Karier

UNM Raih Apresiasi BPS 2026, Bukti Kampus Digital Bisnis Andal Kelola Data

22 Juni 2026 - 10:03 WIB

UNM Raih Apresiasi BPS 2026
Sedang Tren di Berita
Numa Chat
AI Agent yang siap menjawab pertanyaan kamu...
🎓

Program Studi

Informasi tentang jurusan dan program studi

💲

Beasiswa

Info beasiswa dan cara mendaftar

🧾

Biaya Kuliah

Informasi biaya dan metode pembayaran

📄

Pendaftaran

Cara daftar dan syarat pendaftaran

🏢

Fasilitas Kampus

Informasi fasilitas dan lingkungan kampus