NusamandiriNews, Bandung — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menegaskan komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi melalui implementasi sistem Intelligent Patient Flow berbasis Artificial Intelligence (AI) bertajuk GoRujuk. Inovasi ini dihadirkan melalui kolaborasi strategis bersama Rumah Sakit Advent Bandung dan PT Inovasi Solusi Medis, pada Jumat (27/3) di Jl Cihampelas, Cipaganti, Bandung.
Keterlibatan UNM, khususnya melalui Program Studi Informatika (S3), menjadi pilar utama dalam pengembangan teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Baca juga:UNM Cetak Inovasi GoRujuk: Solusi AI untuk Diagnosa Mandiri Ginekolog Raih Hibah Kemdikti 2025
GoRujuk Berbasis AI Diluncurkan
Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof Dr Ir Dwiza Riana, menegaskan bahwa implementasi GoRujuk merupakan bentuk nyata hilirisasi riset ke dunia industri.
“Universitas Nusa Mandiri melalui Prodi Informatika (S3) berperan aktif memastikan sistem berbasis AI ini memiliki landasan ilmiah yang kuat, adaptif terhadap kebutuhan industri, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (6/4).
Sistem GoRujuk dirancang sebagai solusi komprehensif dalam mengatasi berbagai tantangan operasional rumah sakit, khususnya dalam manajemen alur pasien. Dengan dukungan teknologi AI, sistem ini menghadirkan fitur unggulan seperti pre-hospital patient assessment, navigasi layanan digital, hingga manajemen antrean secara real-time.
Pengembangan teknologi ini merupakan hasil riset lanjutan di bidang AI, machine learning, dan computer vision yang menjadi fokus kajian di lingkungan akademik Prodi Informatika (S3) UNM.
Direktur Rumah Sakit Advent Bandung, Dr Roy David Sarumpaet menyambut positif implementasi sistem tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pasien.
“Pemanfaatan AI dalam GoRujuk memungkinkan transformasi layanan menuju Intelligent Care Experience, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pasien,” ungkapnya.
Kolaborasi ini mencerminkan sinergi triple helix antara akademisi, industri, dan praktisi kesehatan dalam menciptakan inovasi teknologi yang aplikatif dan berkelanjutan. PT Inovasi Solusi Medis sebagai mitra industri turut memastikan implementasi berjalan optimal sesuai kebutuhan lapangan.
Baca juga:Kejar Akreditasi Unggul, UNM Perkuat Prodi Sains Data & S3 Informatika
Melalui inovasi ini, Prof Dwiza menyampaikan bahwa Universitas Nusa Mandiri semakin memperkuat posisinya sebagai Kampus Digital Bisnis yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menghadirkan solusi digital di sektor strategis nasional.
“UNM melalui Program Studi Informatika (S3) akan terus mendorong pengembangan riset terapan serta memperluas kolaborasi lintas sektor guna mendukung transformasi digital di Indonesia, khususnya di bidang layanan kesehatan,” katanya.









