NusamandiriNews, Jakarta–Transformasi digital terus mengubah wajah industri modern, dengan Big Data menjadi salah satu pilar utama dalam pengambilan keputusan strategis. Fenomena ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk terjun dan berkarier di bidang berbasis data yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor.
Big Data merujuk pada kemampuan mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data dalam jumlah besar guna menghasilkan insight yang akurat dan bernilai. Saat ini, pemanfaatannya tidak hanya terbatas pada perusahaan teknologi, tetapi juga merambah sektor keuangan, kesehatan, e-commerce, hingga pemerintahan.
Baca juga: Ingin S2 yang Relevan dengan Industri? Informatika UNM Fokus AI dan Big Data
Industri Berbasis Big Data Berkembang Pesat
Berdasarkan laporan Statista, sekitar 2,5 quintillion byte data diproduksi setiap hari di seluruh dunia. Kondisi ini menjadikan data sebagai aset penting, di mana perusahaan yang mampu mengelolanya secara optimal memiliki keunggulan kompetitif di pasar.
Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin, menegaskan bahwa Big Data bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di era digital.
“Perusahaan saat ini tidak lagi hanya mengandalkan intuisi. Data menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis. Mahasiswa yang memiliki kemampuan analisis data akan memiliki keunggulan kompetitif di dunia kerja,” ujarnya pada rilis yang diterima, Kamis (16/4).
Ia menambahkan, generasi muda perlu membekali diri dengan keterampilan analisis data, statistik, serta pemahaman teknologi agar mampu mengolah data menjadi informasi yang bernilai dan solutif.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri. Pada Program Studi Sains Data, mahasiswa dibekali kemampuan mengolah data skala besar, analisis statistik, hingga membangun model prediktif dan visualisasi data,” ungkapnya.
Sementara itu, Program Studi Sistem Informasi fokus pada integrasi teknologi dalam proses bisnis, pengelolaan database, serta penerapan sistem informasi berbasis data dalam operasional perusahaan modern.
Bryan menekankan bahwa kekuatan Big Data tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan insight yang berdampak nyata.
“Mahasiswa yang mampu mengubah data menjadi insight strategis akan menjadi talenta yang sangat dibutuhkan. Mereka tidak hanya membaca data, tetapi juga memberikan solusi bagi pengembangan bisnis,” tambahnya.
Baca juga:Mahasiswa Sains Data UNM Kuasai Big Data Visual di Era AI
UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus berkomitmen mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri berbasis teknologi. Melalui kurikulum yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi profesional unggul di era ekonomi digital.
“Dengan penguasaan Big Data sejak masa kuliah, generasi muda memiliki peluang besar untuk meniti karier yang menjanjikan sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri modern berbasis data,” tandasnya.









