
NusamandiriNews, Jakarta – Tim DISABI dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. Ajang kompetisi ilmiah tingkat nasional tersebut diselenggarakan di Universitas Diponegoro (UNDIP) pada 2–7 November 2026.
Inovasi bertajuk Smart Accessibility at Stasiun Cikini ini dirancang untuk mendukung mobilitas penyandang disabilitas, khususnya pengguna kursi roda. Solusi ini mengintegrasikan platform extender, aplikasi terintegrasi, dan manajemen kepadatan penumpang di lingkungan stasiun kereta api.
Baca juga:Dukung Aksesibilitas Disabilitas, UNM Disseminasikan Inovasi DISABI ke PT KAI
Tim DISABI UNM Lolos PIMNAS ke-39
Tim yang diketuai Muhammad Rizky Pradityanto ini beranggotakan Nabeel Afzaal, Keysha Meyuna, Cahaya Widi Salsabila, dan Abi Pradana. Keberhasilan menuju PIMNAS diperoleh usai melewati Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP2) pada (16/9).
Ketua Program Studi (prodi) Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, mengapresiasi pencapaian para mahasiswa tersebut. Ia menilai inovasi teknologi berorientasi sosial ini sejalan dengan komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis.
“Keberhasilan Tim DISABI lolos ke PIMNAS 39 merupakan pencapaian yang membanggakan. Gagasan yang inklusif seperti DISABI menunjukkan bahwa teknologi dapat dikembangkan untuk menjawab persoalan sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan,” kata dalam rilis yang diterima, pada Jumat (16/10).
Sementara itu, Johan Hendri selaku dosen pendamping tim menegaskan bahwa proses pengembangan inovasi berangkat dari permasalahan nyata di masyarakat. Menurutnya, inovasi yang baik tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pengguna serta potensi keberlanjutan.
“Proses menuju PIMNAS menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa, mulai dari mengidentifikasi masalah hingga merancang solusi. DISABI membawa isu aksesibilitas transportasi publik yang sangat relevan,” ujarnya.
Sebelumnya, gagasan ini telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan nomor pencatatan 001474866. Tim juga telah mendiseminasikan gagasan ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta pada 27 Agustus 2026 dan menyerahkan prototipe pada 25 September 2026.
Pada kesempatan ini, Ketua Tim DISABI, Muhammad Rizky Pradityanto menyatakan bahwa kelulusan ini menjadi tanggung jawab besar untuk mematangkan gagasan yang telah dibangun.
Baca juga:Kembangkan Prototype DISABI, Mahasiswa UNM Kembali Temui PT KAI
“Bagi kami, lolos ke PIMNAS 39 bukan sekadar pencapaian kompetisi, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa gagasan agar semakin matang. Kami berharap inovasi ini mendorong terciptanya sistem transportasi yang lebih inklusif,” tuturnya.
Ajang PIMNAS 39 di UNDIP diharapkan menjadi wadah bertukar gagasan sekaligus pembuktian peran mahasiswa. Melalui pencapaian ini, UNM terus berkomitmen mendorong lahirnya inovasi berbasis teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.







