Mantan Kurir yang Kini Jadi Senior AWS Instructor

NusamandiriNews, Depok – Keringat dingin dan rasa kantuk yang berat kerap menyapa Reza Marwansyah, S.Kom. di bangku kuliah malam. Pagi hingga sore hari, waktunya dihabiskan untuk memeras keringat mulai dari menjadi petugas kebersihan, pramuniaga toko, hingga meliuk-liuk di jalanan ibu kota sebagai kurir. Malam harinya, ia harus bergulat dengan rumus-rumus pemrograman di ruang kelas.

“Tantangan terbesar memang dari perekonomian. Kita makan saja susah, apalagi mikirin sekolah,” kenang Reza penuh keharuan.

Baca juga:Tak Mau Kalah oleh Karyawan, CEO Ini Lanjut S2 di UNM dan Bangun Startup Digital

Mantan Kurir yang Kini Jadi Senior AWS Instructor

Lahir dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi tak lantas memadamkan mimpinya. Lulus SMA pada tahun 2007, Reza sadar betul bahwa persaingan masa depan akan semakin tajam. Keputusannya untuk melanjutkan studi S1 jurusan komputer di Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menjadi pijakan awal dari alur hidupnya yang baru.

“Saya kuliah ambil komputer karena tahu teknologi akan terus berkembang ke depan,” tuturnya.

Di tengah rasa lelah yang kerap menghampiri, ruang kuliah UNM menjadi saksi perjuangannya. Reza tak jarang ditegur dosen karena tertidur di kelas akibat kelelahan bekerja. Namun, lewat bimbingan para dosen dan keteguhan hatinya, ia berhasil mengubah rasa lelah tersebut menjadi sebuah karya.

Saat pandemi Covid-19 melanda, Reza menciptakan skripsi berupa sistem pendeteksi masker berbasis Artificial Intelligence (AI) menggunakan CCTV. Karya solutif tersebut tidak hanya membawanya meraih gelar sarjana, tetapi juga membuka jalan kariernya hingga kini dipercaya menjadi Senior AWS Instructor di Orbit Future Academy serta mentor AI di program Kampus Merdeka.

Kisah perjuangan Reza ini menjadi inspirasi nyata yang berhembus di tengah kemeriahan Masa Orientasi Kampus (MOKA) 2026 UNM. Acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dipusatkan di UNM Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, pada Sabtu (19/9) tersebut menjadi ajang pengenalan budaya akademik sekaligus pembentukan mental bagi para mahasiswa baru.

Kepada para juniornya yang baru memulai langkah di UNM, Senior AWS Instructor Orbit Future Academy tersebut memberikan pesan reflektif agar tidak sekadar berfokus pada nilai di atas kertas. Ia mendorong mahasiswa baru untuk memperluas jejaring, aktif mencari pengalaman magang, dan menguasai teknologi secara mendalam agar memiliki daya tawar tinggi di dunia profesional.

Baca juga:Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen, Jadi Graphic Designer Lewat IEP 3+1

“Pesan saya untuk mahasiswa baru, jangan pernah berhenti belajar,” ujar Reza penuh penekanan.

“Manfaatkan waktu empat tahun ini untuk mencari kompetensi dan kesempatan magang, supaya pas lulus kalian punya bargaining power,” lanjutnya.

Perjalanan Reza Marwansyah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah tembok penghalang untuk meraih asa. Melalui MOKA 2026, Universitas Nusa Mandiri Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga menempa generasi muda yang tangguh, adaptif, dan siap menaklukkan tantangan zaman.