NusamandiriNews, Jakarta — Di era digital, batas antara dunia pendidikan dan dunia kerja semakin tipis. Mahasiswa kini memiliki peluang besar untuk mulai membangun karier bahkan sejak masih duduk di bangku kuliah. Melihat fenomena ini, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan peluang tersebut secara optimal.
Dengan bekal keterampilan digital, khususnya di bidang informatika, mahasiswa memiliki akses luas untuk terlibat dalam berbagai aktivitas profesional seperti proyek freelance, magang, hingga merintis startup. Pengalaman ini menjadi nilai tambah penting yang mampu meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.
Baca juga:Masuk Semester Baru, S2 Informatika UNM Tancap Gas Cetak Inovator Digital
UNM Dorong Mahasiswa Kerja Sejak Dini
UNM mendukung hal tersebut melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang selaras dengan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diarahkan untuk terlibat langsung dalam praktik kerja nyata yang relevan.
Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, menegaskan bahwa pengalaman kerja sejak dini menjadi kunci kesiapan lulusan.
“Kami ingin mahasiswa lulus tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga pengalaman kerja yang nyata sebagai bekal menghadapi dunia profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (6/4).
Baca juga:Era Digital, Prodi Informatika UNM Mantap dengan Status UNGGUL
Pendekatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun portofolio sekaligus mengasah keterampilan teknis dan soft skill secara bersamaan.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja, adaptif, dan kompetitif di era global. Dengan pengalaman sejak dini, mahasiswa diharapkan mampu melangkah lebih cepat dan percaya diri dalam menghadapi dunia profesional,” tutupnya.









