Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Kupas YOLO dan AI, HIMADIF UNM Dorong Mahasiswa Kuasai Object Detection

badge-check


					Kupas YOLO dan AI, HIMADIF UNM Dorong Mahasiswa Kuasai Object Detection Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Himpunan Mahasiswa Doktor Informatika (HIMADIF) menggelar kegiatan Sharing Knowledge bertajuk “Object Detection Using YOLO” pada Sabtu (25/4) secara daring. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen dalam mendorong pengembangan keilmuan di bidang Artificial Intelligence (AI) dan computer vision.

Hadir sebagai narasumber, Dr Windu Gata yang juga menjabat Ketua HIMADIF, memaparkan konsep hingga implementasi metode You Only Look Once (YOLO) sebagai algoritma unggulan dalam object detection. Ia menjelaskan keunggulan YOLO dalam mendeteksi objek secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi serta penerapannya di berbagai sektor teknologi.

Baca juga:Riset AI untuk Petani Tembus Pendanaan Bergengsi, Doktoral UNM Cetak Inovasi Nyata

Kupas YOLO dan AI

Selain sesi utama, kegiatan ini juga menghadirkan pengenalan profil HIMADIF, mulai dari visi, struktur organisasi, hingga program kerja yang berfokus pada penguatan riset dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang informatika.

Pembina HIMADIF, Dr Ruhul Amin, menekankan pentingnya kegiatan ilmiah dalam mendukung kualitas akademik mahasiswa doktor.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus mendorong produktivitas riset serta kolaborasi di lingkungan akademik,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (27/4).

Kegiatan ini diikuti mahasiswa program S2 dan S3 Informatika dengan fokus artificial intelligence. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif yang membahas penerapan YOLO dalam berbagai kasus nyata.

Menutup kegiatan, Windu Gata mengingatkan pentingnya kesiapan mental bagi mahasiswa doktor.

Baca juga:Inspiratif! Dosen UNM Raih Doktor AI, Bukti Perempuan Makin Bersinar di Dunia Teknologi

“Mahasiswa doktor harus siap mental, jangan sampai mental menjadi kendala dalam menyelesaikan studi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, HIMADIF UNM terus memperkuat peran akademik dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat di era digital.

Tertarik mendalami AI dan teknologi masa depan? Saatnya tingkatkan kompetensimu bersama Universitas Nusa Mandiri!

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lulus Langsung Kerja? Strategi NCC UNM di Wisuda ke-40 Bikin Alumni Ngebut Masuk Industri

27 April 2026 - 10:09 WIB

Lulus Langsung Kerja? Strategi NCC UNM di Wisuda ke-40

UNM Genjot Sertifikasi MikroTik MTCNA, Mahasiswa Dibekali Skill Jaringan Siap Industri

27 April 2026 - 09:13 WIB

UNM Genjot Sertifikasi MikroTik MTCNA

Wisuda ke-40 UNM Bertema “Unstoppable Move”, Alumni Diminta Tak Berhenti Berkarya, Siap Jadi Penggerak Perubahan?

24 April 2026 - 16:22 WIB

Wisuda ke-40 UNM

Gagal SNBP? UNM Buka Beasiswa Hingga 100% untuk Gen-Z Digital, Kesempatan Kedua Jangan Dilewatkan!

24 April 2026 - 13:20 WIB

Gagal SNBP? UNM Buka Beasiswa

Peluang Besar di 2026, Lulusan Bisnis Digital dari Universitas Nusa Mandiri Makin Dicari

24 April 2026 - 12:57 WIB

Lulusan Bisnis Digital dari Universitas Nusa Mandiri
Sedang Tren di Berita