Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Lewat Re-Akreditasi dan Program IEP 3+1, UNM Bangun Prodi Informatika yang Siap Hadapi Revolusi Digital

badge-check

NusamandiriNews, Depok–Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang teknologi digital. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan asesmen lapangan re-akreditasi Program Studi Informatika (S1) yang digelar pada Kamis-Jumat, 24–25 Juli 2025 di UNM Kampus Margonda, Depok.

Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi, meliputi kurikulum, kompetensi dosen, sarana prasarana, serta capaian pembelajaran mahasiswa dan kualitas lulusan.

Baca juga: Didukung Alumni dan Industri, UNM Optimistis Prodi Informatika Raih Akreditasi Unggul

UNM Bangun Prodi Informatika yang Siap Hadapi Revolusi Digital

Re-akreditasi ini tidak hanya menjadi penilaian administratif, tetapi juga sebagai ajang refleksi institusional dalam mewujudkan visi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Rektor Universitas Nusa Mandiri, Prof Dr Dwiza Riana, menyambut baik proses asesmen ini dan menyampaikan harapannya agar hasil akreditasi mencerminkan dedikasi seluruh civitas akademika.

“Asesmen ini adalah momentum penting untuk mengukur dan memperbaiki kualitas pendidikan kami. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi seluruh pihak, UNM dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi nyata di dunia industri digital,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika, Arfhan Prasetyo menegaskan bahwa asesmen lapangan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan mutu pendidikan.

“Kami terus melakukan evaluasi dan pembaruan kurikulum agar selaras dengan perkembangan teknologi terkini. Program ini tidak hanya menyiapkan lulusan untuk dunia kerja, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi digital yang kuat dan adaptif,” ujarnya.

Baca juga: Perpustakaan UNM Dukung Penuh Akreditasi Prodi Informatika, Tegaskan Peran Sebagai Pusat Literasi Digital

Arfhan juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan industri, salah satunya melalui program unggulan Internship Experience Program (IEP) atau dikenal dengan skema 3+1, yaitu mahasiswa menempuh tiga tahun perkuliahan dan satu tahun magang profesional di perusahaan ternama, baik nasional maupun multinasional.

“Skema IEP 3+1 ini menjadi bukti nyata bagaimana UNM menghubungkan dunia kampus dan dunia industri secara langsung. Mahasiswa punya kesempatan emas untuk belajar sekaligus mengasah keterampilan di dunia kerja,” tutup Arfhan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Genjot PKM 2026, UNM Perkuat Ekosistem Inovasi Mahasiswa Lewat NIC

1 April 2026 - 15:25 WIB

UNM Perkuat Ekosistem Inovasi Mahasiswa

Kuliah Sambil Kerja Jadi Tren 2026, Ini Rahasia Mahasiswa Lebih Cepat Dapat Kerja

1 April 2026 - 13:13 WIB

Kuliah Sambil Kerja Jadi Tren 2026

Kuliah Sambil Kerja Jadi Solusi, UNM Tawarkan Biaya Ringan dan Kelas Fleksibel

1 April 2026 - 09:24 WIB

UNM Tawarkan Biaya Ringan dan Kelas Fleksibel

AI dan Marketplace Meledak, UNM Siapkan Pebisnis Digital Muda

1 April 2026 - 09:06 WIB

UNM Siapkan Pebisnis Digital Muda

Sistem Operasi Jadi Kunci Teknologi Masa Depan, UNM Siapkan Talenta IT Siap Industri

31 Maret 2026 - 11:56 WIB

UNM Siapkan Talenta IT Siap Industri
Sedang Tren di Berita