NusamandiriNews, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Informatika S1, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa Informatika berhasil lolos sebagai finalis Technofest 2026 – Agentic AI Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Bunda Mulia.
Pencapaian ini semakin mempertegas eksistensi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang aktif mendorong pengembangan inovasi berbasis teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Baca juga:Lolos Final PIKMI 2026, Mahasiswa Manajemen UNM Buktikan Siap Jadi Entrepreneur Muda, Kamu Kapan?
Mahasiswa Informatika UNM Tembus Final Technofest 2026
Dalam kompetisi tersebut, tim mahasiswa UNM menghadirkan proyek inovatif bertajuk “EverGreen” – Sistem Multi-Agent AI untuk Pemantauan Lingkungan dan Dampak Sosial secara Real-Time. Sistem ini dikembangkan sebagai solusi digital berbasis AI yang mampu memantau kondisi lingkungan dan dampak sosial secara real-time menggunakan pendekatan multi-agent system.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu proses pengambilan keputusan yang lebih cepat, adaptif, dan berbasis data dalam menghadapi tantangan lingkungan serta sosial di era transformasi digital.
Adapun tim finalis Program Studi Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri terdiri dari:
1. Casey Shalom Elohim Aplugi
2. Alfa Henokh Sander
3. Muhammad Raihan Asyauqi
Ketua Program Studi Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan mahasiswa yang mampu bersaing dalam kompetisi teknologi nasional berbasis AI.
“Keberhasilan tim EverGreen menjadi bukti bahwa mahasiswa Informatika Universitas Nusa Mandiri mampu menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri digital saat ini. Kami terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya belajar teori, tetapi juga berani menciptakan solusi nyata berbasis Artificial Intelligence yang berdampak positif,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (21/5).
Ia juga menambahkan bahwa budaya riset, inovasi, dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di Fakultas Teknologi Informasi UNM.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri berkomitmen membentuk lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk bersaing, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari pengembang teknologi masa depan,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tim “EverGreen” sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri tidak hanya unggul dalam pemahaman akademik, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui pengembangan solusi digital yang aplikatif dan inovatif.
Baca juga:Pempek Kito Tembus Final PIKMI 2026, Siapkah Mahasiswa UNM Kuasai Bisnis Nasional?
“Partisipasi dalam kompetisi nasional berbasis AI ini juga memperkuat budaya inovasi, penelitian, dan pengembangan teknologi di lingkungan akademik Universitas Nusa Mandiri.
Seluruh sivitas akademika Universitas Nusa Mandiri, khususnya Fakultas Teknologi Informasi, turut memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada tim finalis untuk menghadapi babak final Technofest 2026 Agentic AI Competition,” paparnya.
Dengan semanga “Ubah Mimpi Jadi Prestasi” diharapkan pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama Universitas Nusa Mandiri semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.










