NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan kualitas mahasiswa melalui program magang industri yang memberikan pengalaman kerja nyata di instansi strategis nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Rizqi Ardiansah, mahasiswa Program Studi Informatika S1 Fakultas Teknologi Informasi UNM, yang berhasil menyelesaikan program magang selama tiga bulan di Divisi Jaringan dan Cyber Security Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada periode 2 Maret hingga 1 Juni 2026.
Dalam program magang tersebut, Rizqi terlibat langsung dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan konfigurasi, pemeliharaan, serta monitoring infrastruktur jaringan dan keamanan siber. Pengalaman ini memberinya kesempatan untuk memahami implementasi teknologi informasi dalam mendukung operasional dan perlindungan aset digital di lingkungan pemerintahan.
Baca juga:UNM Gandeng Scuto, Buka Peluang Rekrutmen dan Magang untuk Mahasiswa
Mahasiswa UNM Terjun ke Cyber Security KKP
Rizqi mengaku pengalaman magang di KKP menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan akademiknya karena memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah pada situasi kerja yang sesungguhnya.
“Magang di KKP memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya tidak hanya belajar tentang pengelolaan jaringan dan keamanan siber, tetapi juga memahami bagaimana teknologi digunakan untuk menjaga keamanan informasi pada instansi pemerintah. Pengalaman ini membuat saya lebih percaya diri dan memahami standar profesional yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan kerja yang profesional dan dukungan mentor selama magang membantu dirinya mengembangkan kemampuan teknis sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi, kolaborasi tim, serta pemecahan masalah.
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika S1 Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo menyampaikan bahwa pengalaman magang industri merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa agar mampu memahami kebutuhan dunia kerja secara langsung.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki melalui pengalaman industri nyata. Keberhasilan Rizqi menjalani magang di Divisi Jaringan dan Cyber Security KKP menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika UNM memiliki kemampuan yang relevan dan dibutuhkan oleh berbagai sektor strategis,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).
Ia menjelaskan bahwa proyek yang dikerjakan Rizqi mencerminkan kompetensi yang dibangun melalui kurikulum berbasis proyek dan kebutuhan industri. Menurutnya, kemampuan mengelola jaringan dan keamanan siber membutuhkan kombinasi pengetahuan teknis, kemampuan analisis, serta ketelitian yang tinggi.
“Mahasiswa harus mampu menerjemahkan pengetahuan teknis menjadi solusi yang berdampak nyata. Melalui program magang yang terstruktur, mereka belajar menghadapi tantangan dunia kerja, memahami standar profesional, dan mengembangkan kemampuan adaptasi yang sangat dibutuhkan di era transformasi digital,” tambahnya.
Baca juga:Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen, Jadi Graphic Designer Lewat IEP 3+1
Ia menegaskan bahwa Program Studi Informatika UNM terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi pemerintah maupun perusahaan nasional untuk membuka lebih banyak peluang pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Sejalan dengan semangat ‘Ubah Mimpi Jadi Prestasi’, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri melalui berbagai program unggulan, termasuk magang, sertifikasi, riset, dan kolaborasi strategis,” ungkapnya.
Melalui pengalaman seperti yang dijalani Rizqi, UNM terus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi dalam pembangunan ekosistem digital Indonesia.










