
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja melalui penyelenggaraan Sosialisasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa semester 7. Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Jumat (12/6), ini diikuti mahasiswa dari berbagai program studi bersama para dosen pembimbing akademik sebagai bagian dari pembekalan sebelum memasuki dunia industri.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pelaksanaan PKL, mulai dari mekanisme pengajuan dan penempatan lokasi, sistem penilaian, hingga tata cara penyusunan laporan akhir. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan akademik maupun mental sebelum menjalani pengalaman kerja secara langsung.
Baca juga: PKL Bukan Formalitas! UNM Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Lewat Sosialisasi PKL 2026
UNM Siapkan Mahasiswa Jadi Profesional
Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran (LPPP) Universitas Nusa Mandiri, Nurmalasari, menegaskan bahwa PKL merupakan tahapan penting yang menjembatani proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan dunia kerja.
“PKL bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi, membangun etos kerja, serta menunjukkan profesionalisme di lingkungan industri. Keberhasilan mahasiswa tidak hanya dinilai dari laporan akhir, tetapi juga dari sikap, etika, komunikasi, dan tanggung jawab selama menjalani PKL,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).
Ia menjelaskan bahwa pengalaman PKL menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami budaya kerja profesional, meningkatkan kemampuan kolaborasi, serta memperluas jaringan dengan dunia usaha dan industri.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri juga memiliki program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menempuh tiga tahun perkuliahan di kampus dan satu tahun menjalani magang profesional di perusahaan nasional maupun multinasional.
Menurut Nurmalasari, program tersebut menjadi salah satu keunggulan UNM dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki pengalaman industri sebelum menyelesaikan studi.
“Melalui IEP 3+1, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata, memahami kebutuhan industri, serta membangun jejaring profesional sejak masih kuliah. Inilah nilai tambah yang membuat lulusan Universitas Nusa Mandiri lebih siap bersaing di dunia kerja,” jelasnya.
Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan contoh penyusunan laporan PKL yang sesuai standar akademik serta pengenalan sistem monitoring PKL secara daring melalui sistem akademik Universitas Nusa Mandiri. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar pemilihan tempat PKL, penyusunan laporan, hingga strategi menghadapi tantangan selama berada di lingkungan kerja.
Melalui kegiatan ini, UNM berharap mahasiswa mampu memanfaatkan PKL sebagai momentum untuk mengembangkan kompetensi teknis maupun soft skills yang dibutuhkan industri, sehingga mampu beradaptasi dengan cepat ketika memasuki dunia profesional.
Baca juga: UNM Sosialisasikan PKL dan Program IEP 3+1, Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Sejak Dini
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Nusa Mandiri dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, karakter, dan kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan era transformasi digital.
Bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman belajar yang terintegrasi dengan dunia industri melalui berbagai program unggulan, termasuk Internship Experience Program (IEP) 3+1, informasi dan pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi lengkap mengenai Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis juga dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id/. Bersama Universitas Nusa Mandiri, saatnya Ubah Mimpi Jadi Prestasi.








