Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Prodi Ilmu Komputer (S2) UNM Sukses Gelar Workshop Strategi Penyusunan Penelitian

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews–Program Studi (prodi) Ilmu Komputer (S2) Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses menggelar Virtual Workshop Strategi Penyusunan Penelitian dengan Sub Tema Penerapan Metode Systematic Literature Review (SLR) untuk Menentukan Gap Penelitian pada Minggu, 19 November 2023 yang digelar secara daring.

Narasumber pada kegiatan ini, Dr Fony Agus Setiawan, seorang peneliti pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan virtual workshop ini merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa semester 1 prodi Ilmu Komputer (S2), juga terbuka untuk umum.

Baca juga: Kolaborasi Prodi Ilmu Komputer (S2) Kampus Digital Bisnis UNM dan LSP Nusa Mandiri Gelar Workshop Cisco PCAP

Workshop Strategi Penyusunan Penelitian

Kegiatan dibuka oleh Eni Heni Hermaliani selaku Sekretaris Prodi, menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan untuk mengarahkan dan membekali mahasiswa dalam menyusun draft proposal persiapan tesis, menyusun karya ilmiah untuk publikasi serta bagaimana menyusun studi literatur agar dapat dapat menentukan gap dalam penelitian.

“Sebab salah satu prasyarat lulusan prodi Ilmu Komputer (S2) Kampus Digital Bisnis UNM yakni harus mempunyai tulisan karya ilmiah berupa laporan tesis dan harus publikasi minimal pada jurnal terakreditasi sinta atau jurnal internasional bereputasi,” terangnya.

Baca juga: PKKMB Prodi Ilmu Komputer S2 UNM Ajak Maba Kenali Ragam Penyimpangan Karya Ilmiah

Selain itu, kata Eni, sebelum memulai bimbingan tesis juga harus memiliki karya ilmiah berupa jurnal yang sudah terpublikasi minimal pada jurnal terakreditasi sinta.

“Tentunya hal ini butuh proses yang panjang, sebab membuat karya ilmiah membutuhkan kesabaran juga, karena harus berlapang dada jika ditolak oleh tim editor dan mencari jurnal baru. Tentu saja jurnal baru membutuhkan format penulisan baru juga, sehingga membutuhkan waktu lebih lama,” ungkapnya.

Pada kesempatan workshop, dalam pemaparan Dr Fony Agus Setiawan menjelaskan tentang Intro to Research yang mencakup What is research and why should we do it?, Novelty/Contribution, yang mencakup What is this and how to get it?, SLR yang mencakup How to do an SLR, lalu Case Study yang mencakup Understanding SLR by a case, selanjutnya Tools, yang mencakup Tools to support the SLR processes. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UNM Buka Program Sandwich ke Yunani, Mahasiswa S2-S3 Bisa Riset Internasional & Publikasi Global

27 Maret 2026 - 15:52 WIB

UNM Buka Program Sandwich ke Yunani

AI Gantikan Moderator Manusia, UNM Siapkan Talenta Digital Siap Kuasai Era Baru

27 Maret 2026 - 15:14 WIB

UNM Siapkan Talenta Digital

Ekonomi Digital RI Tembus US$100 Miliar, UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja Lewat Program IEP 3+1

27 Maret 2026 - 14:29 WIB

UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja

Biaya Kuliah Jadi Momok? Ini Cara Cerdas Kuliah Terjangkau di Kampus Digital Bisnis 2026

27 Maret 2026 - 11:26 WIB

Cara Cerdas Kuliah Terjangkau

Jurusan Sains Data Meledak di 2026, Peluang Kariernya Bikin Gen Z Berburu Kampus Digital

27 Maret 2026 - 11:14 WIB

Jurusan Sains Data Meledak di 2026
Sedang Tren di Berita