NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah internasional melalui implementasi kerja sama strategis dengan BONVIEW Publishing.
Kolaborasi tersebut berhasil menghasilkan publikasi artikel ilmiah pada jurnal Artificial Intelligence and Applications, jurnal internasional bereputasi yang telah terindeks Scopus Quartile 1 (Q1) di bidang kecerdasan buatan dan teknologi informasi.
Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kemitraan akademik yang dibangun UNM tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi diwujudkan dalam bentuk kontribusi ilmiah yang memberikan dampak global bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Baca juga: Rahasia Lolos Jurnal Scopus Dibedah di Webinar Magister Informatika UNM
Riset UNM Tembus Jurnal Scopus Q1
Salah satu capaian tersebut diwujudkan melalui publikasi artikel berjudul “Fine-Tuning IndoBERTa for Indonesian Digital News Sentiment Classification” yang ditulis oleh dosen Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Zico Pratama Putra.
Penelitian ini mengkaji penerapan model kecerdasan buatan IndoBERTa untuk klasifikasi sentimen berita digital berbahasa Indonesia dan menunjukkan peningkatan performa yang signifikan melalui proses fine-tuning pada domain berita digital.
Selain itu, implementasi kerja sama juga melibatkan mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister, Nasir Hamzah, bersama Zico Pratama Putra dalam publikasi artikel berjudul “Attention-Based Explainability for Cross-Lingual Neural Information Retrieval in Low-Resource Languages: A LaBSE Framework with a Bilingual Medical Context Case Study”.
Penelitian tersebut mengembangkan kerangka kerja cross-lingual information retrieval berbasis LaBSE dengan pendekatan attention-based explainability untuk mendukung pencarian kode ICD-10 secara bilingual dalam konteks medis.
Ketua Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Agus Subekti menegaskan bahwa keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam publikasi internasional menjadi indikator keberhasilan implementasi kerja sama akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas riset.
“Kerja sama dengan BONVIEW Publishing tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kemitraan, tetapi diwujudkan melalui peningkatan produktivitas riset dan publikasi ilmiah. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam jurnal bereputasi Scopus Q1 ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun mampu memberikan dampak nyata terhadap pengembangan budaya riset di lingkungan Program Studi Informatika Program Magister,” paparnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (19/6).
Sementara itu, Zico Pratama Putra menilai publikasi internasional menjadi sarana strategis untuk memperluas dampak penelitian sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik lintas negara.
“Publikasi ilmiah merupakan media penting untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada komunitas akademik global. Melalui publikasi ini, kami berharap riset yang dihasilkan tidak hanya memberikan kontribusi ilmiah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan dan sistem informasi,” jelas Zico.
Baca juga:AI Ubah Dunia Kerja, Open House Magister Informatika UNM Bongkar Peluang Karier Masa Depan
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, relevan dengan kebutuhan industri, serta mampu bersaing di tingkat internasional. Keberhasilan publikasi pada jurnal Scopus Q1 ini sekaligus memperkuat posisi UNM sebagai perguruan tinggi yang konsisten membangun ekosistem riset unggul dan berdaya saing global.
Melalui kolaborasi dengan BONVIEW Publishing, UNM optimistis akan semakin banyak karya ilmiah sivitas akademika yang mampu menembus jurnal internasional bereputasi dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta transformasi digital di Indonesia dan dunia.










