Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Sampah Dapur Jadi Cuan, Mahasiswa UNM Ubah Limbah Organik Jadi Peluang Usaha

badge-check


					Sampah Dapur Jadi Cuan, Mahasiswa UNM Ubah Limbah Organik Jadi Peluang Usaha Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta — Limbah organik rumah tangga yang selama ini kerap berakhir di tempat sampah ternyata dapat diubah menjadi produk ramah lingkungan yang bernilai guna bahkan berpotensi menghasilkan nilai ekonomi. Inilah yang menjadi fokus kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) EcoWorth Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis.

Tim PKM-PM EcoWorth menggelar pelatihan pemanfaatan eco enzyme bagi 17 anggota PKK RW 012 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Rabu (17/6). Kegiatan berlangsung pukul 16.00–18.00 WIB dan bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan sekaligus memiliki potensi ekonomi.

Baca juga:UNM Genjot Startup Mahasiswa, Sosialisasi P2MW 2026 Buka Peluang Dana Usaha

Mahasiswa UNM Ubah Limbah Organik Jadi Peluang Usaha

Program ini diinisiasi oleh Tim PKM-PM EcoWorth yang diketuai Nazwa Syifa Fitriani, bersama anggota Raka Muhammad Setia, Shahnaz Hafiza Bilqis, dan Nasywan Abhinaya, di bawah bimbingan dosen pendamping Johan Hendri Prasetyo.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai konsep eco enzyme, manfaatnya bagi lingkungan, proses pembuatan dari limbah organik rumah tangga, hingga berbagai peluang pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peserta juga diajak memahami praktik pengolahan sampah organik yang berkelanjutan agar dapat diterapkan secara langsung di lingkungan rumah tangga.

Ketua Tim PKM-PM EcoWorth, Nazwa Syifa Fitriani, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik yang bertanggung jawab.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat limbah organik sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan. Eco enzyme menjadi salah satu solusi sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah tangga untuk mengurangi sampah organik dan memiliki potensi ekonomi apabila dikembangkan menjadi produk yang dapat digunakan maupun dipasarkan oleh masyarakat. Harapan kami, ibu-ibu PKK dapat menjadi agen perubahan dalam pengelolaan limbah yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar Nazwa.

Menurutnya, eco enzyme dapat dimanfaatkan sebagai cairan pembersih alami, pupuk organik cair, hingga bahan pendukung untuk berbagai kebutuhan rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, dosen pendamping PKM-PM EcoWorth, Johan Hendri Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Program PKM-PM EcoWorth menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan edukasi dan pemberdayaan, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran lingkungan tetapi juga mendorong terciptanya peluang ekonomi berbasis keberlanjutan. Kami berharap dampak positif program ini dapat terus berkembang di tengah masyarakat,” jelasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, yang menilai program tersebut mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan PKM-PM EcoWorth menunjukkan bahwa mahasiswa Bisnis Digital tidak hanya memiliki kompetensi di bidang teknologi dan bisnis, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap pengalaman ini dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menciptakan solusi kreatif, adaptif, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat di era digital,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (25/6).

Di sisi lain, antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan berlangsung. Para anggota PKK aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait proses pembuatan eco enzyme serta peluang pengembangannya sebagai produk bernilai ekonomi.

Ketua PKK RW 012 Cipinang Melayu, Ive Sulistiah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut.

Baca juga:Mahasiswa UNM Sulap Limbah Dapur Jadi Cuan, Program EcoWorth Sasar PKK Jakarta Timur

“Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para anggota PKK mengenai cara memanfaatkan limbah organik yang selama ini sering terbuang begitu saja. Kami sangat menyambut baik program ini karena tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi meningkatkan keterampilan dan nilai ekonomi keluarga. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh warga,” tuturnya.

Melalui program EcoWorth, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya berbasis ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AI Kuasai Dunia Kerja, Mahasiswa yang Tak Adaptif Terancam Tertinggal

24 Juni 2026 - 13:52 WIB

Mahasiswa yang Tak Adaptif Terancam Tertinggal

Rumah Terbakar, Mahasiswa UNM Tak Dibiarkan Sendiri

24 Juni 2026 - 12:42 WIB

Mahasiswa UNM Tak Dibiarkan Sendiri

Tak Hanya Kuliah, Mahasiswa UNM Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Kemayoran

24 Juni 2026 - 12:26 WIB

Mahasiswa UNM Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Kemayoran

UNM Gandeng Kampus Filipina, Siapkan Kelas Internasional Virtual untuk Mahasiswa

24 Juni 2026 - 10:49 WIB

UNM Gandeng Kampus Filipina

AI dan Big Data Menggila, Magister Informatika UNM Jadi Incaran Profesional Digital

24 Juni 2026 - 10:20 WIB

Magister Informatika UNM Jadi Incaran Profesional Digital
Sedang Tren di Berita
Numa Chat
AI Agent yang siap menjawab pertanyaan kamu...
🎓

Program Studi

Informasi tentang jurusan dan program studi

💲

Beasiswa

Info beasiswa dan cara mendaftar

🧾

Biaya Kuliah

Informasi biaya dan metode pembayaran

📄

Pendaftaran

Cara daftar dan syarat pendaftaran

🏢

Fasilitas Kampus

Informasi fasilitas dan lingkungan kampus