NusamandiriNews, Depok — Mahasiswa Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali dibekali kompetensi nyata melalui Sertifikasi Kompetensi (Serkom) Digital Marketing yang digelar di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, pada Senin (10/2). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 dan 7 sebagai bagian dari strategi penguatan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.
Sebanyak sekitar 40 mahasiswa mengikuti sertifikasi dengan antusias. Sertifikasi ini bertujuan mengukur sekaligus memberikan pengakuan kompetensi mahasiswa di bidang digital marketing, sesuai standar kebutuhan industri yang terus berkembang di era ekonomi digital.
Baca juga:Kesempatan Langka! Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM Siap Digarap Generasi Muda
Mahasiswa Bisnis Digital UNM Wajib Kantongi Sertifikasi
Dalam pelaksanaannya, peserta diuji secara teoretis dan praktis, mulai dari perencanaan strategi pemasaran digital, pemanfaatan media digital, hingga kemampuan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis berbasis teknologi.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan instrumen penting dalam menjamin kualitas lulusan.
“Sertifikasi kompetensi ini menjadi bekal strategis bagi mahasiswa sekaligus jaminan mutu lulusan. Bahkan, sertifikat kompetensi menjadi salah satu syarat dalam pengajuan tugas akhir mahasiswa Program Studi Bisnis Digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (11/2).
Baca juga:Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang menekankan pembelajaran berbasis praktik dan pengakuan kompetensi profesional, bukan hanya capaian akademik semata.
“Melalui program sertifikasi ini, mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga memiliki bukti keahlian yang diakui, sehingga lebih siap bersaing di pasar kerja yang menuntut skill konkret dan terukur,” katanya.
Prodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri akan terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai program penguatan kompetensi sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri digital.










