Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Tak Cukup Ijazah, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Wajib Kantongi Sertifikasi!

badge-check


Tak Cukup Ijazah, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Wajib Kantongi Sertifikasi! Perbesar

NusamandiriNews, Depok — Mahasiswa Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali dibekali kompetensi nyata melalui Sertifikasi Kompetensi (Serkom) Digital Marketing yang digelar di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, pada Senin (10/2). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 dan 7 sebagai bagian dari strategi penguatan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Sebanyak sekitar 40 mahasiswa mengikuti sertifikasi dengan antusias. Sertifikasi ini bertujuan mengukur sekaligus memberikan pengakuan kompetensi mahasiswa di bidang digital marketing, sesuai standar kebutuhan industri yang terus berkembang di era ekonomi digital.

Baca juga:Kesempatan Langka! Beasiswa Prodi Bisnis Digital UNM Siap Digarap Generasi Muda

Mahasiswa Bisnis Digital UNM Wajib Kantongi Sertifikasi

Dalam pelaksanaannya, peserta diuji secara teoretis dan praktis, mulai dari perencanaan strategi pemasaran digital, pemanfaatan media digital, hingga kemampuan analisis data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis berbasis teknologi.

Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan instrumen penting dalam menjamin kualitas lulusan.

“Sertifikasi kompetensi ini menjadi bekal strategis bagi mahasiswa sekaligus jaminan mutu lulusan. Bahkan, sertifikat kompetensi menjadi salah satu syarat dalam pengajuan tugas akhir mahasiswa Program Studi Bisnis Digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (11/2).

Baca juga:Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang menekankan pembelajaran berbasis praktik dan pengakuan kompetensi profesional, bukan hanya capaian akademik semata.

“Melalui program sertifikasi ini, mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga memiliki bukti keahlian yang diakui, sehingga lebih siap bersaing di pasar kerja yang menuntut skill konkret dan terukur,” katanya.

Prodi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri akan terus mendorong mahasiswa mengikuti berbagai program penguatan kompetensi sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri digital.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berani Ambil Risiko di Usia Muda, Mahasiswa UNM Ini Jadikan Kampus Digital Bisnis sebagai Pilar Kesuksesan

11 Februari 2026 - 09:08 WIB

Berani Ambil Risiko di Usia Muda

Mahasiswa Sains Data UNM Bangun Bisnis Konstruksi Ratusan Juta, Bukti Kampus Digital Bisnis Cetak Entrepreneur Muda

11 Februari 2026 - 08:46 WIB

Mahasiswa Sains Data UNM Bangun Bisnis

Cuma Gelar Tak Cukup? UNM Uji Mahasiswa Manajemen dengan Digital Marketing

10 Februari 2026 - 14:12 WIB

UNM Uji Mahasiswa Manajemen dengan Digital Marketing

Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital, Apakah Kamu Siap?

10 Februari 2026 - 13:42 WIB

Prodi Bisnis Digital UNM Siap Cetak Inovator Digital

Biaya Kuliah Fleksibel di UNM, Siapkah Generasi Muda Hadapi Tantangan Ekonomi Digital?

10 Februari 2026 - 12:22 WIB

Biaya Kuliah Fleksibel di UNM
Sedang Tren di Berita