NusamandiriNews, Jakarta – Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus menghadirkan inovasi pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi digital. Salah satu terobosan yang kini menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa adalah tersedianya berbagai pilihan penyelesaian tugas akhir yang tidak hanya berfokus pada skripsi konvensional.
Kebijakan ini sejalan dengan transformasi pendidikan tinggi yang mendorong mahasiswa menunjukkan capaian pembelajaran melalui karya nyata, inovasi, dan pengalaman yang memberikan dampak bagi masyarakat maupun dunia industri.
Baca juga:Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri? Sistem Informasi UNM dan IEP 3+1 Jadi Jawabannya!
Mahasiswa Sistem Informasi UNM Bisa Lulus dengan Karya Inovatif
Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UNM memiliki kesempatan menyelesaikan studi melalui berbagai bentuk tugas akhir sesuai ketentuan akademik, mulai dari pengembangan aplikasi dan sistem informasi, proyek inovasi teknologi, publikasi ilmiah, program kewirausahaan, hingga produk dan solusi digital yang dapat diimplementasikan secara nyata.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr Sukmawati Anggraeni Putri, mengatakan bahwa pendekatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sesuai minat, bakat, dan tujuan karier mereka.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri ingin memastikan mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui berbagai alternatif tugas akhir, mahasiswa dapat menunjukkan kompetensinya lewat karya nyata yang memiliki nilai inovasi dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (15/6).
Menurutnya, dunia kerja saat ini semakin mengutamakan kemampuan praktis, kreativitas, serta pengalaman dalam menyelesaikan persoalan nyata.
“Industri membutuhkan lulusan yang mampu berpikir kritis, berinovasi, dan menghadirkan solusi. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang dapat menjadi bukti kompetensi sekaligus nilai tambah saat memasuki dunia profesional,” tambahnya.
Melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual, tegasnya, mahasiswa tidak hanya memenuhi syarat kelulusan, tetapi juga membangun pengalaman profesional sejak masih berada di bangku kuliah. Berbagai proyek yang dikembangkan dapat menjadi portofolio untuk berkarier sebagai analis sistem, pengembang aplikasi, konsultan teknologi informasi, data analyst, digital entrepreneur, hingga profesi lain di bidang teknologi dan bisnis digital.
“Selain menawarkan fleksibilitas dalam penyelesaian studi, Program Studi Sistem Informasi UNM juga menerapkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini, seperti Artificial Intelligence (AI), blockchain, data analytics, enterprise architecture, transformasi digital, dan bisnis digital,” ungkapnya.
Ia menyebutkan dengan dukungan kurikulum berbasis industri, dosen berpengalaman, serta lingkungan akademik yang inovatif, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital.
Melalui semangat “Lulus dengan Karya dan Inovasi”, Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri membuka peluang bagi generasi muda untuk membangun portofolio, prestasi, dan karier sejak masa kuliah.
“Sebab di Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, kuliah bukan sekadar mengejar gelar, melainkan menjadi proses menciptakan karya, membangun inovasi, dan mewujudkan mimpi menjadi prestasi,” tutupnya.










