
NusamandiriNews, Semarang–Tim DISABI (Disability Smart Accessibility) Universitas Nusa Mandiri (UNM) resmi mengikuti rangkaian Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Jawa Tengah. Keikutsertaan ini menjadi capaian penting mahasiswa dalam membawa gagasan aksesibilitas transportasi publik inklusif ke tingkat nasional.
UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, memfasilitasi mahasiswa untuk menciptakan solusi berbasis teknologi yang berdampak sosial. Tim DISABI merancang integrasi informasi aksesibilitas, sistem pemantauan kepadatan penumpang, hingga platform extender adaptif untuk mempermudah akses pengguna kursi roda saat naik ke kereta api. Partisipasi dalam ajang PIMNAS ke-39 ini menjadi wadah pembelajaran bagi tim untuk menguji kemampuan akademik, komunikasi, serta kolaborasi antarperguruan tinggi se-Indonesia.
Baca juga: Inovasi Transportasi Inklusif, Tim DISABI UNM Lolos ke PIMNAS 39
Tim DISABI UNM Bawa Inovasi Transportasi Inklusif
Kepala NEX.AI Universitas Nusa Mandiri, Dr. Ali Khumaidi, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan mahasiswa menembus panggung kompetisi ilmiah bergengsi ini.
“Keikutsertaan Tim DISABI dalam PIMNAS merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan gagasan inovatif yang berangkat dari persoalan nyata di masyarakat,” kata Dr. Ali dalam rilis yang diterima, pada Jumat (6/11).
Baca juga:Tim Nex.AI UNM Tembus Final Agentic AI Hackathon 2026 di BINUS
Kami melihat DISABI bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga wujud kepedulian terhadap pentingnya kesetaraan akses. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal untuk mengembangkan gagasan agar berdampak lebih luas.
“Dengan pendampingan NEX.AI, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen untuk terus mendorong inovasi mahasiswa yang solutif dan responsif terhadap tantangan sosial dan sejalan dengan komitmen kampus dalam memfasilitasi generasi muda,” tandasnya.







