
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) akan menggelar agenda penjajakan kerja sama internasional dengan Asian Institute of Technology (AIT). Pertemuan strategis ini dijadwalkan berlangsung secara daring pada Jumat 9 Oktober 2026.
Langkah pra-peristiwa ini menjadi titik awal penting bagi UNM dalam membangun komunikasi dan menjajaki peluang kolaborasi global. Diskusi interaktif tersebut dirancang untuk mendukung penguatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus mempercepat akselerasi internasionalisasi kampus.
Baca juga:Perluas Wawasan Global, Universitas Nusa Mandiri Jajaki Kerjasama dengan ICCCM-ITEA
UNM Akan Jajaki Kerja Sama Internasional
Pertemuan ini akan dihadiri langsung oleh jajaran Kantor Urusan Internasional (KUI) UNM, Arif Hidayat bersama perwakilan AIT, yang diwakili oleh Dr Ranadheer Mandadi, Program Director dan Arthur Lance Gonzales, Senior Administrative Officer. Kedua belah pihak akan membedah potensi riset, pertukaran akademik, hingga skema double degree.
Kepala Kantor Urusan Internasional Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menyambut optimistis agenda penting ini. Menurutnya, kolaborasi dengan AIT akan membuka pintu akses yang lebih luas bagi sivitas akademika di panggung global.
“Penjajakan ini menjadi kesempatan emas bagi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi strategis dengan Asian Institute of Technology. Kami optimistis komunikasi ini akan berlanjut ke program-program konkret yang berdampak langsung bagi mahasiswa dan dosen,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (5/10).
Baca juga:Humas Universitas Nusa Mandiri Ikuti Penjajakan Kerjasama dengan OrangeCloud Secara Online
Ia menambahkan, pemetaan potensi program bersama ini akan difokuskan pada penguatan kompetensi digital dan riset terapan. Implementasi kerja sama nantinya diproyeksikan mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi publikasi ilmiah, hingga pengembangan kurikulum bertaraf internasional.
“Dengan kemitraan strategis ini, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan global. Langkah pra-acara ini diharapkan menjadi pijakan kokoh untuk mencetak lulusan berdaya saing tinggi yang siap berkiprah di kancah internasional,” tegasnya.







