Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

UNM Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Digital Lewat Kelas Coding Anak

badge-check

NusamandiriNews, Jakarta – Tren belajar pemrograman kini tidak lagi terbatas pada mahasiswa atau jenjang pendidikan tinggi. Generasi muda, bahkan sejak tingkat sekolah dasar, mulai dikenalkan dengan bahasa pemrograman visual seperti Scratch dan Blockly. Melihat peluang ini, Program Studi Informatika S1 Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, mendorong mahasiswanya untuk aktif berkontribusi dalam literasi digital melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari misi sosial Prodi Informatika UNM untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi lintas usia. Melalui pengajaran coding dasar kepada pelajar SD dan SMP, mahasiswa dilatih untuk menyederhanakan konsep kompleks menjadi mudah dipahami.

Baca juga: Didukung Alumni dan Industri, UNM Optimistis Prodi Informatika Raih Akreditasi Unggul

UNM Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Digital

Arfhan Prasetyo, Kaprodi Informatika UNM menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran karakter bagi mahasiswa.

“Kami mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan digital melalui kegiatan pengabdian. Mengajar coding ke pelajar bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga soal membangun empati, komunikasi, dan kepedulian terhadap generasi muda,” tuturnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (4/8).

Kegiatan ini sejalan dengan semangat transformasi digital yang diusung Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis, serta selaras dengan Internship Experience Program (IEP) atau skema 3+1. Melalui program unggulan ini, mahasiswa kuliah selama tiga tahun dan langsung menjalani satu tahun magang profesional di perusahaan ternama, baik nasional maupun multinasional.

Baca juga: UNM Mantapkan Langkah Menuju Akreditasi Unggul untuk Magister Ilmu Komputer

“Pengalaman pengabdian seperti mengajar coding ini menjadi bekal penting yang memperkuat karakter, keterampilan komunikasi, dan kepemimpinan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja,” katanya.

Dengan menanamkan budaya literasi digital sejak dini, Prodi Informatika Universitas Nusa Mandiri berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dan transformatif. “Mahasiswa tidak hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi penggerak perubahan digital di tengah masyarakat,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejar Hibah Nasional, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW

14 Januari 2026 - 16:38 WIB

Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW

Kuliah Tak Lagi Soal IPK, UNM Dukung Program Mahasiswa Berdampak 2026

14 Januari 2026 - 16:10 WIB

UNM Dukung Program Mahasiswa Berdampak 2026

Tak Sekadar Ganti Nama, UNM Ubah Arah Magister ke Informatika Digital

14 Januari 2026 - 11:14 WIB

UNM Ubah Arah Magister ke Informatika Digital

Bidik Mahasiswa Asing, UNM Matangkan Skema PMB WNA Menuju Kampus Digital Bisnis Global

14 Januari 2026 - 09:22 WIB

UNM Matangkan Skema PMB WNA

Perkuat Link and Match, UNM Jajaki Kerja Sama Strategis dengan TP Indonesia

14 Januari 2026 - 09:14 WIB

UNM Jajaki Kerja Sama Strategis
Sedang Tren di Berita