
NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja melalui kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penjajakan kerja sama antara Nusa Mandiri Career Center (NCC) dan PT Dreamaxtion Teknologi Internasional yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada Selasa (7/7).
Pertemuan tersebut menjadi tahap awal pengembangan sinergi dalam menghadirkan program “From Campus to Career”, sebuah program pendampingan intensif selama dua hari yang dirancang untuk membantu mahasiswa mempersiapkan karier secara lebih terarah, mulai dari mengenali potensi diri hingga memahami kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Baca juga:Humas Universitas Nusa Mandiri Ikuti Penjajakan Kerjasama dengan OrangeCloud Secara Online
UNM Gandeng Dreamaxtion, Mahasiswa Dibekali Career DNA
Dari pihak Universitas Nusa Mandiri, kegiatan dihadiri oleh Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, bersama Panggah Muanif Supriyatin selaku Humas Universitas Nusa Mandiri. Sementara itu, PT Dreamaxtion Teknologi Internasional diwakili oleh Valberra Christian sebagai SPV Business Development, Fernanda Aletha sebagai Intern Business Development dan Michael Alexander sebagai Intern Business Development.
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas implementasi program From Campus to Career yang akan membekali mahasiswa dengan berbagai kompetensi penting untuk memasuki dunia profesional. Program ini mencakup pengenalan Career DNA, pemetaan potensi dan minat, pemahaman berbagai job roles, penyusunan rencana karier, hingga pengembangan dokumen profesional seperti Curriculum Vitae (CV), profil LinkedIn, dan portofolio yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Selain aspek teknis, mahasiswa juga akan mendapatkan pembekalan mengenai pola pikir profesional (professional mindset), kemampuan beradaptasi, serta strategi membangun personal branding agar lebih kompetitif dalam proses rekrutmen. Program ini dirancang untuk dapat diikuti mahasiswa dari seluruh program studi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Kepala Nusa Mandiri Career Center, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa kolaborasi dengan industri menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengembangan karier yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Nusa Mandiri Career Center tidak hanya berperan sebagai penghubung antara lulusan dan dunia kerja, tetapi juga berkomitmen menghadirkan program-program pengembangan kompetensi yang mampu meningkatkan employability mahasiswa. Kolaborasi dengan PT Dreamaxtion Teknologi Internasional menjadi langkah strategis untuk memberikan wawasan, pengalaman, dan pendampingan karier yang lebih komprehensif sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang sebelum memasuki dunia profesional,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (10/7).
Menurutnya, tantangan dunia kerja saat ini tidak lagi hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga kesadaran akan potensi diri, kemampuan beradaptasi, komunikasi, serta perencanaan karier yang matang sejak masih berada di bangku kuliah.
Melalui program From Campus to Career, mahasiswa diharapkan mampu menyusun strategi pengembangan diri yang lebih terarah, meningkatkan daya saing, serta memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi proses seleksi di berbagai sektor industri.
Baca juga:UNM Gandeng FIFGROUP, Peluang Magang dan Rekrutmen Mahasiswa Makin Terbuka
Penjajakan kerja sama ini, ungkapnya, menjadi bukti nyata komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam memperluas jejaring kemitraan dengan dunia industri. Ke depan, Nusa Mandiri Career Center (NCC) akan terus menghadirkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pelatihan karier, sertifikasi kompetensi, program magang, campus hiring, hingga rekrutmen lulusan.
“Dengan semakin luasnya sinergi bersama mitra industri, Universitas Nusa Mandiri optimistis dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, kesiapan karier, serta daya saing tinggi untuk menjawab kebutuhan dunia kerja di tingkat nasional maupun global,” tutupnya.







