NusamandiriNews, Jakarta – Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Pada Rabu (3/3), NIC melaksanakan penjajakan kerja sama strategis dengan Eudeka yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting.
Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi dalam mendukung transformasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI), baik untuk pengembangan kapasitas pendidik maupun mahasiswa di Indonesia.
Baca juga: Tak Cukup Ide, Ini 6 Tips NIC Agar Mahasiswa Lahirkan Inovasi Digital Nyata
UNM Jajaki Kolaborasi AI dengan Eudeka
Eudeka merupakan perusahaan teknologi pendidikan yang menyediakan layanan konsultasi dan implementasi transformasi digital berbasis AI untuk sekolah dan perguruan tinggi. Sebagai Google for Education Partner, Eudeka membantu institusi pendidikan mengadopsi teknologi pembelajaran yang efektif, inklusif, dan aman guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar secara berkelanjutan.
Dalam paparannya, tim Eudeka menyampaikan sejumlah bentuk transformasi digital yang dapat diimplementasikan di institusi pendidikan. Program tersebut meliputi strategi adopsi AI di lingkungan kampus, penyediaan perangkat keras dan lunak pendukung ekosistem digital, optimalisasi penggunaan Chromebook, serta program pengembangan kompetensi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Sementara itu, Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) menyoroti potensi kerja sama dalam pengembangan program profesional bersertifikat serta pelatihan kompetensi digital bagi seluruh sivitas akademika. Program ini dirancang untuk membantu dosen dan mahasiswa menguasai Google Workspace serta berbagai perangkat berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran, riset, dan pengembangan inovasi.
Kepala Nusa Mandiri Innovation Center, Fitra Septia Nugraha, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini sejalan dengan komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam memperkuat kompetensi digital sivitas akademika.
“Kolaborasi ini menjadi peluang strategis bagi kami untuk menghadirkan program pengembangan profesional dan peningkatan kompetensi digital yang terstruktur dan bersertifikat. Dengan demikian, dosen dan mahasiswa tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga mampu mengoptimalkan AI dan Google Workspace dalam proses pembelajaran, penelitian, serta pengembangan karya inovatif,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (5/3).
Baca juga: Peluang Karir Technical Writer di Perusahaan Teknologi
Melalui sinergi ini, NIC berharap dapat membangun ekosistem pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran dan riset berbasis AI yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan.
“Kedua belah pihak akan menindaklanjuti hasil diskusi melalui perumusan program konkret yang dapat segera diimplementasikan, khususnya dalam bidang pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi,” tutupnya.










