NusamandiriNews, Jakarta–Penguatan kualitas dosen menjadi sorotan utama dalam Pertemuan Akademik Dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang digelar pada Kamis (26/2). Forum yang diikuti seluruh dosen ini menjadi ruang strategis untuk membahas arah kebijakan akademik sekaligus memperkuat peran dosen dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri menempatkan dosen sebagai aktor kunci dalam transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, serta dinamika global.
Baca juga: UNM Evaluasi Perkuliahan dan Siapkan Strategi Baru Semester Genap
UNM Percepat Dosen Bergelar Doktor dan Lektor Kepala
Dalam forum tersebut, pimpinan universitas menyoroti pentingnya kesinambungan studi lanjut dosen hingga jenjang doktor (S3). Hal ini tidak hanya menjadi bagian dari tuntutan regulasi nasional, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengajaran, riset, serta reputasi akademik perguruan tinggi.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Nusa Mandiri, Dr Nita Merlina, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi dosen merupakan prioritas utama dalam strategi peningkatan mutu akademik.
“Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong dosen untuk melanjutkan studi hingga jenjang doktor serta mempercepat kenaikan jabatan fungsional. Dosen memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem akademik yang berkualitas, sehingga peningkatan kompetensi akademik dan profesional menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (6/3).
Ia menyampaikan selain mendorong studi lanjut, universitas juga memperkuat program pendampingan kenaikan jabatan fungsional dosen secara terstruktur. Program ini menargetkan puluhan dosen untuk mencapai jenjang Lektor Kepala hingga Profesor pada periode 2025–2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
“Tidak hanya pada aspek karier akademik, kebijakan universitas juga difokuskan pada peningkatan produktivitas riset dan publikasi ilmiah dosen. Data penelitian, hibah, serta luaran publikasi menjadi indikator penting dalam memperkuat reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Baca juga: UNM Perkuat Pembelajaran Transformatif, Siapkan Strategi Akademik Semester Genap
Ia menambahkan Universitas Nusa Mandiri secara konsisten mendorong dosen untuk aktif mengikuti hibah penelitian, program pengabdian kepada masyarakat, publikasi di jurnal bereputasi, serta pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
“Melalui pertemuan akademik ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang kuat melalui peningkatan kualitas dosen, penguatan riset, serta kolaborasi ilmiah yang berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital,” imbuhnya.










