
NusamandiriNews, Bogor – Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Digital Bisnis menggelar pelatihan pembuatan brosur promosi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Gemini AI bagi anggota Komunitas Tani Maju.
Pelatihan yang berlangsung di Kampung Baru RT 01/RW 09, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (10/10) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital produk pertanian lokal warga.
Baca juga:UNM Jajaki Kerja Sama Pelatihan AI dan Magang Bersama Yayasan Komunitas Open Source
Dosen Universitas Nusa Mandiri Latih Komunitas Tani Maju
Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan platform Gemini AI guna membantu anggota komunitas menyusun kalimat promosi (copywriting) serta merancang konsep visual brosur secara cepat, mudah, dan efisien.
Ketua pelaksana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UNM, Ipin Sugiyarto, menjelaskan bahwa potensi pertanian pekarangan yang dikelola Komunitas Tani Maju sangat besar, namun kerap terkendala dalam hal pemasaran.
“Sebagian besar warga sudah berhasil memproduksi hasil tani yang baik dari pekarangan rumah, tetapi mereka masih kesulitan dalam membuat media promosi yang menarik dan menjual. Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong kemandirian digital warga agar mampu memperluas jangkauan pasar hasil panen mereka,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (12/10).
Dalam sesi praktik hands-on, peserta diajarkan cara memberikan instruksi (prompting) yang efektif kepada Gemini AI untuk merancang deskripsi produk unggulan serta konsep visual brosur. Draf yang dihasilkan AI tersebut kemudian diolah menjadi media promosi, baik cetak maupun digital, yang siap disebarkan melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook.
Tutor kegiatan pelatihan, Indah Purnamasari, menyampaikan bahwa penggunaan teknologi AI dapat memangkas waktu serta kerumitan proses desain bagi pemula.
Baca juga:Komdigi Gandeng UNM, Pelatihan Microskill Digital Siap Cetak Mahasiswa Unggul
“Teknologi Gemini AI sangat membantu warga yang belum memiliki latar belakang desain grafis. Hanya dengan memasukkan kata kunci produk dan keunggulannya, warga sudah bisa mendapatkan ide teks promosi yang komunikatif dan tata letak brosur yang estetik secara otomatis,” jelasnya.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, UNM berharap Komunitas Tani Maju dapat secara konsisten menerapkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas perekonomian warga. Langkah ini diharapkan dapat mentransformasi hasil pertanian skala rumah tangga menjadi peluang usaha yang lebih profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan.







