NusamandiriNews, Depok — Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok pada Sabtu (9/5) ini mengangkat tema pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung efektivitas organisasi remaja masjid.
Baca juga:AI Masuk Masjid! UNM Latih Dakwah Digital JPRMI Lebih Modern dan Efisien
Dosen UNM Latih JPRMI Gunakan ChatGPT
Pelatihan menghadirkan narasumber utama, Syaifur Rahmatullah, dosen Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, yang membawakan materi pemanfaatan AI melalui platform ChatGPT, Gemini, dan Canva AI untuk kebutuhan organisasi.
Materi pelatihan dirancang secara praktis agar peserta mampu memahami dasar-dasar AI, membuat prompt efektif, menganalisis data organisasi, menyusun laporan otomatis, hingga membuat desain publikasi digital secara cepat dan profesional.
Dalam pemaparannya, Syaifur Rahmatullah menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI saat ini membuka peluang besar bagi organisasi sosial dan kepemudaan untuk bekerja lebih modern dan produktif.
“AI bukan hanya untuk perusahaan besar atau industri teknologi. Organisasi kepemudaan dan remaja masjid juga dapat memanfaatkan AI untuk membantu pengambilan keputusan, menyusun program kerja, membuat laporan kegiatan, hingga menghasilkan publikasi yang menarik secara lebih efisien,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (11/5).
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi praktik langsung penggunaan AI. Peserta diajak memahami konsep dasar prompt, pola prompt profesional, hingga simulasi penggunaan AI dalam kebutuhan organisasi sehari-hari.
Beberapa implementasi yang dipelajari meliputi pembuatan proposal kegiatan, analisis data kehadiran anggota, evaluasi program kerja, hingga pembuatan poster dakwah dan presentasi menggunakan Canva AI.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama pelatihan berlangsung. Banyak peserta aktif berdiskusi dan mencoba langsung berbagai tools AI yang diperkenalkan.
Ketua JPRMI, Muklis, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan wawasan baru terkait pemanfaatan AI dalam aktivitas organisasi.
“Selama ini AI terlihat rumit, tetapi setelah dijelaskan langsung oleh tim dosen Universitas Nusa Mandiri, kami jadi memahami bahwa AI sangat membantu organisasi bekerja lebih cepat, kreatif, dan terstruktur. Materi yang diberikan juga sangat relevan dengan kebutuhan remaja masjid saat ini,” ungkapnya.
Baca juga:E-Masjid Berbasis AI Mulai Dikembangkan! UNM Latih UI/UX Digital untuk Remaja Masjid
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berharap para pengurus dan anggota JPRMI mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital serta memanfaatkan AI secara positif untuk mendukung aktivitas organisasi dan dakwah di era modern.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata UNM dalam menciptakan masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan berbasis masyarakat.
Dengan semangat “Kuliah Berorientasi Karier”, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan program edukatif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas, khususnya dalam menghadapi transformasi digital di era Artificial Intelligence.










