NusamandiriNews, Depok–Di tengah era digital yang serba cepat, masih banyak organisasi masyarakat yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan data secara efektif. Menjawab kondisi tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis sukses menggelar kegiatan bertajuk “Pelatihan Teknologi Digital dalam Pengolahan Data untuk Meningkatkan Daya Saing Organisasi di Jakarta Islamic Centre (JIC)” yang berlangsung di UNM Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, pada Sabtu (9/5).
Kegiatan ini menyasar para Pemuda dan Remaja Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC) sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya generasi muda organisasi keagamaan.
Baca juga:Dosen UNM Latih Pemuda Depok Jadi Kreator Konten Positif Lewat Pelatihan Personal Branding
UNM Turun Tangan Ajarkan Teknologi Digital
Program pengabdian masyarakat tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Eng. Muhammad Haris sebagai Ketua Pelaksana bersama Dr. Nita Merlina, M.Kom dan Dr. Ruhul Amin, M.Kom sebagai anggota tim dosen. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa pendamping, yakni Taopik Hidayat dan Daning Nur Sulistyowati.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengolahan data digital, pengelolaan administrasi organisasi berbasis teknologi, hingga praktik langsung penggunaan perangkat lunak untuk visualisasi dan analisis data. Pelatihan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi dan mencoba implementasi teknologi secara langsung.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Eng. Muhammad Haris, menegaskan bahwa kemampuan mengelola data kini menjadi kebutuhan penting bagi organisasi modern, termasuk organisasi kepemudaan berbasis keagamaan.
“Pelatihan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami ingin membekali para remaja masjid JIC dengan kemampuan digital yang aplikatif agar organisasi mereka mampu berkembang lebih modern, efisien, dan berbasis data,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (11/5).
Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital tidak hanya menjadi kebutuhan perusahaan besar, tetapi juga harus mulai diterapkan dalam organisasi sosial dan komunitas masyarakat.
“Organisasi yang masih mengelola data secara manual akan semakin tertinggal. Karena itu, kami berharap pelatihan ini mampu membuka wawasan peserta mengenai pentingnya teknologi digital dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat,” tambahnya.
Baca juga:E-Masjid Berbasis AI Mulai Dikembangkan! UNM Latih UI/UX Digital untuk Remaja Masjid
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan program pengabdian masyarakat yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, UNM berharap para Pemuda dan Remaja Masjid JIC mampu menjadi motor penggerak transformasi digital di lingkungan organisasi dan masyarakat sekitar.
Tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital berbasis data.










