NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Bagian Kemahasiswaan dan Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) mematangkan persiapan dan pendampingan mahasiswa dalam menghadapi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam menyiapkan Generasi Mandiri yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing nasional.
Sebagai tahapan awal, Universitas Nusa Mandiri akan menggelar sosialisasi PKM 2026 pada Rabu, 28 Januari 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa aktif UNM agar memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai skema, peluang pendanaan, serta mekanisme seleksi PKM yang diselenggarakan secara nasional.
Baca juga: Kejar Hibah Nasional, Mahasiswa Bisnis Digital UNM Panaskan Mesin PKM dan P2MW
Bidik PKM 2026
Persiapan PKM 2026 ini dikoordinasikan oleh Bagian Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri di bawah koordinasi Taopik Hidayat, serta didukung penuh oleh Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) yang dipimpin Fitra Septia Nugraha. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembinaan mahasiswa yang terstruktur dan berkelanjutan.
Program Kreativitas Mahasiswa dipandang sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan riset, inovasi, dan solusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya menargetkan kelolosan proposal, tetapi menekankan proses pembinaan sejak dini melalui penguatan ide, kemampuan riset, dan kesiapan mental mahasiswa.
Taopik Hidayat menyampaikan bahwa saat ini UNM masih berada pada fase pemantapan kapasitas mahasiswa.
“Kami fokus menyiapkan mahasiswa sejak awal, mulai dari pemetaan potensi hingga pendampingan yang lebih terarah. Tujuannya agar mahasiswa memiliki pola pikir kreatif, kemampuan riset yang baik, dan kesiapan menghadapi PKM 2026 secara matang,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (20/1).
Sejalan dengan itu, Fitra Septia Nugraha menegaskan peran NIC sebagai pusat pengembangan inovasi mahasiswa.
“NIC mengawal proses pembinaan ide agar gagasan mahasiswa relevan, inovatif, dan berdampak. Saat ini kami masih dalam tahap pematangan konsep supaya mahasiswa benar-benar siap bersaing di PKM 2026,” jelasnya.
Baca juga:UNM Dorong Transformasi Digital Sekolah Lewat Program PkM Berbasis AI
Rangkaian persiapan menuju PKM 2026 ini melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Nusa Mandiri. Kegiatan pembinaan meliputi sosialisasi skema PKM, workshop penulisan proposal, klinik ide, mentoring bersama dosen pendamping, hingga simulasi penilaian proposal sesuai standar nasional, baik secara luring maupun daring.
Melalui pendampingan terstruktur ini, Universitas Nusa Mandiri menargetkan lahirnya mahasiswa unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi berdampak bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang menjadikan mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan.










