NusamandiriNews, Jakarta — Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong mahasiswanya untuk berprestasi di tingkat nasional. Kali ini, mahasiswa Program Studi (prodi) Sistem Informasi tengah mempersiapkan diri mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) melalui pembinaan intensif berbasis kurikulum Outcome-Based Education (OBE).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi pembelajaran yang menekankan capaian nyata (learning outcomes). Mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam menghasilkan solusi inovatif terhadap permasalahan riil di masyarakat dan industri.
Bidik PKM Nasional
Melalui pendampingan terstruktur, mahasiswa dilatih menyusun proposal PKM yang kreatif, kompetitif, dan aplikatif. Fokus pembinaan mencakup penguatan ide, ketajaman analisis masalah, serta kesesuaian dengan skema PKM yang dituju.
Ketua Program Studi Sistem Informasi, Dr Sukmawati Anggraeni Putri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata kurikulum OBE yang selaras dengan kebutuhan industri.
“Sebagai program studi berakreditasi Unggul, kami memastikan setiap proses pembelajaran memiliki luaran terukur. PKM menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya inovatif yang relevan dengan tantangan dunia nyata,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (6/4).
Dalam prosesnya, mahasiswa dibekali teknik penulisan proposal sesuai standar PKM, strategi menemukan novelty, serta penguatan aspek kebermanfaatan dan keberlanjutan solusi. Sesi mentoring juga melibatkan dosen berpengalaman dalam pendanaan PKM dan proyek industri, sehingga mahasiswa mendapatkan perspektif yang lebih aplikatif.
“Sejumlah ide yang dikembangkan pun menunjukkan relevansi tinggi terhadap kebutuhan zaman, seperti digitalisasi UMKM, sistem cerdas pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk peningkatan layanan publik,” katanya.
Salah satu mahasiswa, Dimas Ikhsan Ali, mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda.
“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi langsung diarahkan untuk menghasilkan solusi nyata. PKM menjadi wadah untuk membuktikan kemampuan kami,” ungkapnya.
Dengan persiapan matang, mahasiswa Sistem Informasi UNM optimistis mampu bersaing dan lolos seleksi hibah PKM tingkat nasional. Lebih dari sekadar kompetisi, PKM menjadi sarana strategis dalam membentuk lulusan yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri digital.
Melalui inisiatif ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.









