NusamandiriNews, Depok–Panitia International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI) 2026 mengingatkan para peneliti, akademisi, dan praktisi bahwa batas waktu pengiriman artikel ilmiah tinggal menghitung hari. Memasuki H-10, pengumpulan paper akan resmi ditutup pada 15 Mei 2026.
Konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis ini mengusung tema “Next-Generation AI for Human-Centered Innovation and Sustainable Futures” dan menjadi ajang strategis bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil riset serta inovasi di bidang teknologi informasi.
H-10 Deadline ICITRI 2026!
ICITRI 2026 membuka peluang bagi publikasi ilmiah di berbagai bidang, seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Software Engineering, Computer Vision, serta disiplin teknologi lainnya yang relevan dengan perkembangan industri digital global.
Ketua LPPM Universitas Nusa Mandiri, Ir. Andi Saryoko, menegaskan pentingnya momentum ini bagi para peneliti untuk memperluas kontribusi akademik di tingkat internasional.
“ICITRI menjadi ruang kolaborasi ilmiah bagi akademisi dan peneliti untuk berbagi inovasi serta memperluas jaringan riset di tingkat global. Kami mengajak para peneliti untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum batas waktu berakhir,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (6/5).
Panitia mengimbau calon peserta untuk segera menyelesaikan dan mengunggah artikel terbaik melalui platform resmi yang telah disediakan. Mengingat waktu yang semakin terbatas, pengiriman lebih awal akan memberikan kesempatan optimal dalam proses review.
Baca juga:ICITRI 2026 UNM Hadirkan Pakar Jepang Prof Nogami, Siap Kupas AI Masa Depan, Daftar Sekarang!
Pengiriman paper dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://edas.info/N34766. Informasi lengkap mengenai konferensi dapat diakses melalui https://icitri.nusamandiri.ac.id.
Melalui ICITRI 2026, Universitas Nusa Mandiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat dan dunia industri.









