NusamandiriNews, Jakarta – Memasuki kuartal kedua 2026, peran data dalam mendorong ekonomi global semakin tak terbantahkan. Ungkapan “data is the new oil” kini menjadi realitas, seiring masifnya produksi data dari berbagai sumber seperti perangkat mobile, Internet of Things (IoT), hingga transaksi digital.
Namun, data dalam jumlah besar tidak memiliki nilai tanpa pengolahan yang tepat. Di sinilah peran Data Scientist menjadi krusial. Profesi ini bertugas mengolah, menganalisis, dan menerjemahkan data menjadi insight strategis yang digunakan perusahaan dalam pengambilan keputusan.
Baca juga: Mahasiswi UNM Tembus Magang BRIN, Bukti Sains Data Siap Riset Nasional, Yuk Ikuti Jejaknya!
Profesi Data Scientist Melejit di 2026
Permintaan terhadap profesi ini pun melonjak signifikan. Berdasarkan laporan Jobs of Tomorrow 2026, kebutuhan global akan Data Scientist meningkat lebih dari 45% dalam dua tahun terakhir. Lonjakan ini dipicu oleh adopsi teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di berbagai sektor, mulai dari perbankan, kesehatan, hingga industri retail.
Menanggapi tren tersebut, Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin, menegaskan bahwa Data Scientist kini memegang peran strategis dalam bisnis modern.
“Perusahaan saat ini tidak lagi mengandalkan intuisi, tetapi berbasis data. Data Scientist adalah kunci yang mengubah data mentah menjadi keputusan yang berdampak langsung pada bisnis. Mereka bukan sekadar pendukung, tetapi penentu arah strategi perusahaan,” ujarnya, Kamis (7/5).
Menurutnya, kebutuhan industri terhadap talenta sains data menuntut kesiapan dari dunia pendidikan untuk menghadirkan kurikulum yang relevan dan aplikatif.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berinovasi dalam mencetak talenta digital unggul. Dengan mengusung semangat “Universitas Nusa Mandiri: Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, kampus ini menghadirkan Program Studi S1 Sains Data yang dirancang berbasis kebutuhan industri terkini.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung terlibat dalam pengolahan Big Data menggunakan tools berstandar industri. Ini penting agar mereka siap terjun ke dunia kerja sejak dini,” jelas Bryan.
Ia juga menambahkan bahwa lulusan Sains Data memiliki peluang karier yang sangat luas di berbagai sektor.
“Keunggulan utama lulusan Sains Data adalah fleksibilitasnya. Hampir semua industri membutuhkan analisis data, mulai dari kesehatan, keuangan, hingga teknologi. Kami memastikan lulusan memiliki portofolio yang kuat, sehingga mereka menjadi incaran industri,” tambahnya.
Baca juga:Sains Data Bukan Cuma untuk Anak IPA Saatnya Berani Daftar dan Kuasai Masa Depan
Di era data-driven decision making, kemampuan mengolah dan membaca data menjadi salah satu kompetensi paling berharga. Profesi Data Scientist tidak hanya menawarkan peluang karier yang luas, tetapi juga prospek penghasilan yang kompetitif.
Bagi generasi muda yang tertarik pada analisis, logika, dan teknologi, memilih jalur pendidikan di bidang Sains Data menjadi langkah strategis untuk masa depan.
UNM hadir sebagai pilihan tepat untuk membangun karier di bidang ini dan menembus pasar kerja global.
Pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri telah dibuka. Informasi lengkap dapat diakses melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id/.









