NusamandiriNews, Jakarta–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui seminar proposal tesis mahasiswa Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi.
Mahasiswa S2 Informatika UNM, Fransiscus Rolanda Malau sukses melaksanakan presentasi seminar proposal tesis secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.
Baca juga:Prediksi Energi Surya Pakai AI Kamu Masih Anggap Kuliah S2 Cuma Formalitas
AI Sudah Bisa Deteksi Objek Mikro
Dalam seminar tersebut, Fransiscus mempresentasikan penelitian berjudul “Pengembangan Metode Augmentasi Poseidon Berbasis Scale-Rarity-Visibility (SRV) Instance Selection”. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan solusi inovatif untuk meningkatkan kemampuan deteksi objek kecil pada dataset VisDrone, salah satu tantangan besar dalam bidang computer vision dan kecerdasan buatan modern.
Menurut Fransiscus, riset tersebut lahir dari permasalahan nyata yang masih sering dihadapi teknologi computer vision saat ini, khususnya ketika sistem AI kesulitan mengenali objek berukuran kecil dari citra udara berbasis drone.
“Penelitian ini berangkat dari kendala nyata dalam computer vision, terutama ketika model konvensional kesulitan mengidentifikasi objek berukuran sangat kecil seperti pada dataset udara VisDrone. Melalui integrasi metode Augmentasi Poseidon dan seleksi Scale-Rarity-Visibility (SRV), saya berharap akurasi deteksi objek kecil dapat meningkat secara signifikan,” jelas Fransiscus.
Selama proses penelitian, Fransiscus mendapatkan pendampingan langsung dari dosen pembimbing Ferda Ernawan, M.Cs, Ph.D, sementara evaluasi seminar proposal dilakukan oleh Dr. Linda Marlinda.
Dalam evaluasinya, Dr. Linda Marlinda menilai topik penelitian tersebut sangat relevan dengan perkembangan teknologi AI dan kebutuhan industri digital saat ini.
“Inovasi pada metode instance selection yang ditawarkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama dalam implementasi teknologi surveillance berbasis drone,” ungkap Dr. Linda.
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Prof. Ris Dr. Agus Subekti, turut memberikan apresiasi atas semangat riset mahasiswa dalam mengembangkan teknologi berbasis Artificial Intelligence.
Baca juga:Masih Kuliah Cara Lama Saat AI Sudah Mengubah Pendidikan?
“Penelitian seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa magister Universitas Nusa Mandiri mampu menghadirkan inovasi AI yang relevan dengan tantangan teknologi masa depan. Kami terus mendorong lahirnya riset-riset unggulan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki potensi implementasi nyata di dunia industri dan masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (18/5).
Pelaksanaan seminar berlangsung interaktif dengan diskusi ilmiah terkait metode augmentasi data, computer vision, hingga pengembangan sistem AI berbasis drone surveillance.
Melalui penguatan budaya riset dan inovasi digital, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus berkomitmen mencetak talenta digital unggul yang siap menghadapi perkembangan teknologi Artificial Intelligence, machine learning, dan transformasi digital global.










