NusamandiriNews, Jakarta – Di tengah pesatnya transformasi digital, kebutuhan akan talenta yang mampu menciptakan solusi inovatif semakin meningkat. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi digital yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan metode Project-Based Learning (PBL) yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan solusi digital berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.
Baca juga:Tak Harus Skripsi, Mahasiswa Sistem Informasi UNM Bisa Lulus dengan Karya Inovatif
Mahasiswa Sistem Informasi UNM Bikin Inovasi Digital
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses identifikasi masalah, perancangan solusi, hingga implementasi teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sejumlah inovasi digital berhasil lahir dari tangan mahasiswa Sistem Informasi UNM, di antaranya SehatLink, aplikasi yang mendukung layanan kesehatan berbasis komunitas, serta DBDZero, solusi digital yang membantu pemantauan lingkungan dalam upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, mengatakan bahwa pembelajaran di Program Studi Sistem Informasi dirancang agar mahasiswa mampu menjadi pencipta solusi, bukan sekadar pengguna teknologi.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang memiliki manfaat nyata. Mereka tidak hanya belajar membangun aplikasi, tetapi juga belajar memahami permasalahan masyarakat, melakukan analisis kebutuhan, dan menghadirkan solusi digital yang relevan serta berdampak,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (5/6).
Menurutnya, pengalaman membangun proyek nyata selama kuliah menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.
“Kami ingin lulusan Sistem Informasi memiliki portofolio yang kuat sejak masih kuliah. Ketika lulus, mereka tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa karya, pengalaman proyek, dan kemampuan problem solving yang dibutuhkan industri maupun masyarakat,” tambahnya.
Keberhasilan tersebut didukung oleh kualitas pendidikan yang telah memperoleh pengakuan melalui capaian Akreditasi Unggul. Dengan dukungan dosen berpengalaman, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta budaya riset dan inovasi yang terus berkembang, mahasiswa mendapatkan ruang yang luas untuk mengembangkan kreativitas dan kompetensinya.
“Program Studi Sistem Informasi UNM juga membekali mahasiswa dengan berbagai keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, seperti analisis sistem, transformasi digital, pengembangan aplikasi, data analytics, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga manajemen proyek teknologi informasi,” ungkpanya.
Sukmawati menegaskan bahwa lulusan masa depan harus memiliki kemampuan lebih dari sekadar penguasaan teknologi.
Baca juga:Mau Jadi Talenta Digital Incaran Industri? Sistem Informasi UNM dan IEP 3+1 Jadi Jawabannya!
“Dunia digital membutuhkan individu yang mampu berpikir kritis, berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan solusi atas berbagai tantangan. Karena itu, kami terus mendorong mahasiswa untuk menjadi problem solver, inovator, sekaligus agen transformasi digital yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui pembelajaran yang berorientasi pada solusi dan inovasi, Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri terus melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap menjawab kebutuhan zaman.
“Sejalan dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis percaya bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari apa yang dipelajari di ruang kelas, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui karya dan inovasi yang dihasilkan,” tutupnya.










