
NusamandiriNews, Bogor – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong mahasiswanya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Kali ini, sekelompok mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri sukses melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertema “Peningkatan Pemahaman Kesetaraan Gender melalui Edukasi dan Diskusi Interaktif di Sekolah” di SMP Al Nur, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Jumat (22/5).
Program tersebut menyasar puluhan siswa berusia 13–16 tahun sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang kesetaraan gender sekaligus mencegah munculnya stereotip, diskriminasi, dan perundungan (bullying) berbasis gender di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 5, yakni mewujudkan kesetaraan gender.
Baca juga:Dorong Digitalisasi Organisasi, Magister Informatika UNM Gelar Akan Gelar Pengabdian
Mahasiswa UNM Edukasi Kesetaraan Gender di SMP
Ketua Pelaksana PKM, Ambia Putera Andhika, menjelaskan bahwa masa remaja awal merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, identitas diri, serta cara pandang terhadap lingkungan sosial.
“Melalui program ini, kami ingin mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan saling menghargai. Kami berharap siswa mulai meninggalkan stigma lama yang membatasi potensi seseorang berdasarkan gender, seperti anggapan bahwa ketua OSIS hanya pantas dijabat laki-laki atau laki-laki tidak boleh mengekspresikan emosinya. Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensinya,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung pukul 08.45 hingga 11.20 WIB, tim mahasiswa menghadirkan berbagai metode pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan karakter remaja agar materi lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.
Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi kontekstual melalui video animasi, diskusi interaktif mengenai contoh bias gender di kehidupan sehari-hari, sesi berbagi pengalaman dan konseling ringan untuk melatih empati serta komunikasi yang sehat, hingga kuis dan permainan edukatif berhadiah guna mengukur pemahaman peserta secara langsung.
Untuk mengetahui efektivitas program, tim menerapkan metode pre-test dan post-test dengan target peningkatan pemahaman peserta minimal 70 persen mengenai pentingnya kesetaraan gender, penghormatan terhadap hak sesama, serta pencegahan perundungan berbasis gender.
Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga menghasilkan komitmen bersama dari para siswa untuk menciptakan budaya sekolah yang lebih inklusif, saling menghormati, dan bebas dari bullying verbal berbasis gender.
Dosen pembimbing kegiatan, Fattimah Azzahro, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang mampu mengangkat isu sosial yang relevan sekaligus memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.
“Sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Program edukasi kesetaraan gender ini menjadi contoh bagaimana mahasiswa dapat mengedukasi generasi muda melalui pendekatan yang komunikatif, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu membangun karakter siswa yang lebih terbuka, saling menghargai, dan bebas dari diskriminasi,” tuturnya dalam rilis yang diterima, pada Sabtu (23/5).
Program ini dilaksanakan secara swadaya oleh tim mahasiswa yang terdiri atas Ambia Putera Andhika, Febriana Cintya Mega, Taufik Apriza Mahmudsyah S., Zaskya Zulaika Fikri, dan Zihan Shavela Mazid, sebagai bentuk implementasi kepedulian terhadap isu sosial di lingkungan pendidikan.
Baca juga:PKK Cibubur Go Digital! Dosen UNM Latih Ibu-Ibu Kuasai Microsoft Word dan Excel
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga berkarakter, peduli terhadap lingkungan sosial, serta mampu menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat.
Melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat, Universitas Nusa Mandiri mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, sekaligus mengimplementasikan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi” melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi bangsa.








