7 Jurus Bangun Startup dari Nol

NusamandiriNews, Depok–Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus melalui Workshop Pembinaan Startup bertajuk “Pelatihan Bisnis Model dan Perencanaan Bisnis” yang diselenggarakan oleh Nusa Mandiri Startup Center (NSC) dan Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) di UNM Kampus Margonda, Jl Margonda Raya No 545, Pondok Cina, Beji, Depok, Selasa (30/6).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang model bisnis dan perencanaan usaha yang matang, sehingga ide inovatif tidak berhenti sebagai konsep, tetapi berkembang menjadi startup yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Baca juga:Jangan Asal Bangun Startup! UNM Bekali Mahasiswa Jurus Business Model yang Dicari Investor

7 Jurus Bangun Startup dari Nol

Hadir sebagai narasumber, Erlan Bahtiar, CEO Global Mandiri Computer & Consulting, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah bisnis tidak hanya ditentukan oleh kreativitas ide, tetapi juga oleh kemampuan memahami kebutuhan pasar dan menyusun strategi yang tepat.

“Bisnis yang sukses selalu diawali dengan pemahaman terhadap kebutuhan pasar. Jangan langsung berpikir menjual produk, tetapi pikirkan masalah apa yang bisa diselesaikan. Ketika bisnis mampu memberikan solusi, pelanggan akan datang dengan sendirinya,” ujar Erlan.

Dalam paparannya, Erlan membagikan tujuh langkah penting yang perlu dipahami calon entrepreneur sebelum memulai usaha.

Pertama, memulai dari masalah yang ingin diselesaikan, bukan sekadar menciptakan produk.

Kedua, menyusun business model yang jelas menggunakan pendekatan seperti Business Model Canvas agar seluruh aspek bisnis dapat dipetakan secara sistematis.

Ketiga, menyusun business plan sebagai panduan dalam menentukan target pasar, strategi pemasaran, kebutuhan modal, hingga proyeksi keuangan.

Keempat, melakukan validasi ide kepada calon pelanggan sebelum mengeluarkan investasi yang besar.

Kelima, fokus pada value atau manfaat yang diberikan kepada pelanggan agar memiliki keunggulan dibandingkan kompetitor.

Keenam, berani mengambil langkah nyata (go action) meskipun dimulai dari skala kecil karena pengalaman merupakan proses belajar terbaik dalam berwirausaha.

Ketujuh, membangun bisnis yang berkelanjutan, yaitu usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga mampu berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Workshop berlangsung interaktif dengan diskusi mengenai tantangan membangun startup, validasi ide bisnis, hingga strategi menghadapi persaingan di era digital. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan konsep bisnis mereka melalui pendampingan langsung dari para praktisi.

Kepala Nusa Mandiri Startup Center (NSC) dan Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC), Fitra Septia Nugraha, M.Kom, mengatakan bahwa pembinaan startup di Universitas Nusa Mandiri dirancang untuk melahirkan lebih banyak entrepreneur muda yang siap menciptakan inovasi.

“Mahasiswa sering kali memiliki ide bisnis yang luar biasa, tetapi masih ragu untuk memulai. Melalui workshop ini, kami membantu mereka mematangkan ide melalui penyusunan business model dan business plan yang tepat. Setelah fondasinya kuat, langkah berikutnya adalah berani go action. Karena ide terbaik adalah ide yang diwujudkan menjadi solusi nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (10/7).

Baca juga:Mahasiswa IT UNM Dibekali Jurus Bangun Startup, Jangan Cuma Jago Coding!

Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan NSC dan NEC tidak berhenti pada pelatihan semata. Mahasiswa akan memperoleh pendampingan berkelanjutan, mulai dari pengembangan ide, mentoring bisnis, validasi produk, pengembangan minimum viable product (MVP), hingga akses mengikuti kompetisi startup dan program pendanaan kewirausahaan tingkat nasional.

Melalui program ini, tegasnya, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan digital.

“Sejalan dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” Universitas Nusa Mandiri berharap semakin banyak mahasiswa berani mengubah ide menjadi startup yang inovatif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutupnya.