
NusamandiriNews, Pekanbaru – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara industri beroperasi. Namun, di balik pesatnya adopsi AI, perusahaan kini juga membutuhkan talenta yang menguasai teknologi jaringan generasi terbaru (WiFi 7) dan keamanan siber (Cybersecurity) sebagai fondasi utama transformasi digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Fakultas Teknologi Informasi (FTI) mengikuti hari kedua Indonesia Instructor Conference Cisco Networking Academy 2026 yang berlangsung di Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru, pada 22–23 Juli 2026.
Konferensi yang diikuti para instruktur Cisco Networking Academy dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi ajang strategis untuk memperbarui wawasan mengenai perkembangan teknologi global sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Baca juga:Informatika Universitas Nusa Mandiri Gandeng Cisco, Cetak Talenta AI dan Cybersecurity Siap Industri
FTI Universitas Nusa Mandiri Siapkan Talenta WiFi 7
Pada hari kedua, peserta mengikuti dua workshop unggulan bertajuk “The AI Era Starts with Network: Unlocking Agility WiFi 7” yang dipandu Andre Permana, Networking Solution Architect, serta “Protect Your Data at the Edge” yang dibawakan Rizky Wairroy, Security Solution Architect. Kedua praktisi tersebut memaparkan bagaimana jaringan modern dan sistem keamanan data menjadi pondasi penting dalam implementasi AI di berbagai sektor industri.
Workshop The AI Era Starts with Network: Unlocking Agility WiFi 7 membahas keunggulan teknologi WiFi 7 yang menawarkan kecepatan lebih tinggi, latensi rendah, serta konektivitas yang lebih stabil. Teknologi ini menjadi infrastruktur utama dalam mendukung pengembangan Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), smart manufacturing, hingga berbagai layanan digital yang membutuhkan pertukaran data secara real-time.
Sementara itu, melalui workshop Protect Your Data at the Edge, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun sistem Cybersecurity sejak data berada di perangkat pengguna hingga tersimpan di cloud. Materi tersebut menegaskan bahwa keamanan data kini menjadi prioritas utama perusahaan di tengah meningkatnya ancaman siber.
Kedua workshop tersebut semakin menguatkan pentingnya penguasaan Computer Networking dan Cybersecurity sebagai kompetensi utama yang wajib dimiliki talenta digital di era AI. Karena itu, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperbarui ekosistem pembelajaran agar selaras dengan perkembangan teknologi global dan kebutuhan industri.
Sebagai bagian dari Cisco Networking Academy, Universitas Nusa Mandiri menghadirkan pembelajaran berbasis industri yang mencakup Computer Networking, Artificial Intelligence (AI), Cybersecurity, Data Science, Python Programming, Cloud Computing, Cisco for Industry, hingga Network Automation. Seluruh materi dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dan siap diterapkan di dunia kerja.
Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, program unggulan Universitas Nusa Mandiri yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa menjalani tiga tahun perkuliahan dan satu tahun magang profesional di perusahaan mitra. Program ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum lulus sehingga lebih siap menghadapi tantangan industri digital.
Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Anton, mengatakan bahwa perkembangan AI menuntut perguruan tinggi untuk terus menghadirkan pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan industri.
“Era Artificial Intelligence menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi dunia pendidikan. Karena itu, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui Cisco Networking Academy agar mahasiswa memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari Computer Networking, WiFi 7, Cybersecurity, hingga Artificial Intelligence. Ditambah dengan Internship Experience Program (IEP) 3+1, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja profesional sebelum lulus sehingga memiliki kesiapan yang lebih tinggi untuk berkarier di dunia teknologi,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (29/7).
Ia menambahkan bahwa FTI Universitas Nusa Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan perusahaan teknologi dan mitra industri global guna menghadirkan pendidikan yang mampu mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berdaya saing internasional.
“Melalui Program Studi Informatika yang telah Terakreditasi Unggul, serta Program Studi Sistem Informasi dan Program Studi Sains Data, Universitas Nusa Mandiri menghadirkan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri digital,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dukungan Cisco Networking Academy, dosen profesional, laboratorium modern, serta program IEP 3+1 menjadi keunggulan yang mempersiapkan mahasiswa menjadi talenta digital masa depan.
“Bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin membangun karier di bidang teknologi informasi, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027,” ungkapnya.
Informasi pendaftaran dapat diakses melalui pmb.nusamandiri.ac.id atau aplikasi MyNusa PMB. Bersama Universitas Nusa Mandiri, wujudkan langkah menjadi profesional teknologi yang siap menghadapi era Artificial Intelligence, WiFi 7, dan Cybersecurity.








