Informatika Masih Jadi Jurusan Paling Diburu

NusamandiriNews, Jakarta – Transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor industri membuat kebutuhan terhadap talenta teknologi terus meningkat. Perkembangan Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Internet of Things (IoT), Big Data, hingga Cyber Security telah mengubah wajah dunia kerja dan melahirkan banyak profesi baru yang sangat diminati perusahaan. Di tengah perubahan tersebut, Program Studi Informatika menjadi salah satu jurusan dengan prospek karier paling menjanjikan.

Hampir seluruh perusahaan, baik di sektor teknologi, perbankan, kesehatan, pendidikan, pemerintahan, manufaktur, startup, hingga industri kreatif, kini membutuhkan sumber daya manusia yang mampu merancang, mengembangkan, dan mengelola solusi digital untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Baca juga: Bisnis Digital Jadi Jurusan Favorit Gen Z, UNM Siapkan Talenta Siap Kuasai Industri Digital

Informatika Masih Jadi Jurusan Paling Diburu

Melihat besarnya peluang tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan Program Studi Informatika yang telah terakreditasi Unggul. Program studi ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai pemrograman, tetapi juga memiliki kemampuan membangun inovasi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan.

Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Rawamangun, Maruloh, mengatakan bahwa peluang karier lulusan Informatika terus berkembang seiring pesatnya adopsi teknologi digital di berbagai bidang.

“Saat ini lulusan Informatika tidak lagi identik hanya sebagai programmer. Perkembangan teknologi telah melahirkan banyak profesi baru, mulai dari AI Engineer, Cyber Security Analyst, Cloud Engineer, hingga Data Engineer. Karena itu, kami membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan agar siap menjawab kebutuhan industri saat ini maupun masa depan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (5/8).

Menurutnya, kurikulum Informatika Universitas Nusa Mandiri dirancang mengikuti perkembangan teknologi global sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Selama menjalani perkuliahan, katanya, mahasiswa dibekali berbagai kompetensi unggulan, mulai dari Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Software Engineering, Mobile Application Development, Web Development, Cloud Computing, Cyber Security, Internet of Things (IoT), Data Engineering, hingga pengembangan sistem cerdas berbasis teknologi terkini.

“Selain penguasaan hard skills, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, problem solving, komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang menjadi kompetensi penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja digital,” bebernya.

Maruloh menjelaskan bahwa semangat “Universitas Nusa Mandiri, Ubah Mimpi Jadi Prestasi” diwujudkan melalui pembelajaran yang mendorong mahasiswa menjadi inovator, bukan sekadar pengguna teknologi.

“Kami ingin lulusan Informatika UNM mampu menciptakan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri. Mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif, inovatif, serta mampu menghasilkan produk dan layanan digital yang bernilai,” tambahnya.

Ia menyampaikan bahwa prospek karier lulusan Informatika pun sangat luas. Mereka memiliki peluang berkarier sebagai Software Engineer, Software Developer, AI Engineer, Machine Learning Engineer, Full Stack Developer, Mobile Application Developer, Web Developer, Cyber Security Analyst, Cloud Engineer, DevOps Engineer, Game Developer, System Engineer, Data Engineer, IT Consultant, hingga menjadi technopreneur yang membangun startup berbasis teknologi.

“Untuk memperkuat kesiapan mahasiswa memasuki dunia profesional, Universitas Nusa Mandiri juga menghadirkan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu program unggulan yang memungkinkan mahasiswa menjalani tiga tahun perkuliahan di kampus dan satu tahun magang profesional di lebih dari 300 perusahaan mitra nasional maupun multinasional,” paparnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata, memahami budaya kerja industri, membangun jejaring profesional, serta mengasah kemampuan kolaborasi dan penyelesaian masalah yang menjadi kompetensi utama di era transformasi digital.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus menghadirkan lingkungan pembelajaran yang adaptif melalui kurikulum berbasis industri, dosen praktisi berpengalaman, laboratorium modern, sertifikasi kompetensi, serta kolaborasi dengan berbagai perusahaan teknologi.

“Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Nusa Mandiri dalam mencetak talenta digital yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan teknologi Indonesia,” tegasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, memilih Program Studi Informatika bukan hanya tentang belajar membuat aplikasi atau menulis kode program. Lebih dari itu, Informatika menjadi pintu menuju profesi-profesi masa depan yang memiliki prospek karier luas dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Baca juga:Universitas Nusa Mandiri Perkuat Kolaborasi dengan Cisco, Siapkan Talenta Digital Siap Industri AI

Bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin membangun karier di bidang teknologi digital, Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri dapat menjadi pilihan tepat untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri global.

Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi lengkap mengenai Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dapat diakses melalui situs resmi https://nusamandiri.ac.id/.
Dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak generasi inovator yang siap menjadi pemimpin transformasi digital, menciptakan solusi teknologi, dan membawa perubahan bagi masyarakat serta dunia industri.