Teknologi AI Website Builder

NusamandiriNews, Depok – Pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) kini semakin mempermudah pelaku usaha dalam membangun platform digital secara praktis. Melalui teknologi AI website builder, para wirausahawan dapat merancang situs web bisnis tanpa harus menguasai pemrograman (coding) secara mendalam.

Kehadiran teknologi ini memangkas hambatan teknis, biaya, dan waktu yang selama ini dikaitkan dengan pembuatan situs web konvensional. Pemilik usaha kini dapat memanfaatkan AI untuk menyusun struktur halaman, merancang materi promosi, hingga mempercepat peluncuran etalase digital mereka.

Baca juga:Akreditasi Unggul Jadi Bukti, Doktor Informatika UNM Serius Garap Riset Teknologi

Teknologi AI Website Builder

Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Margonda, Andry Maulana, menilai perkembangan ini perlu dimanfaatkan oleh generasi muda untuk menciptakan peluang usaha sejak dini. Menurutnya, AI harus diposisikan sebagai alat bantu yang produktif dalam mengeksekusi ide bisnis.

“Sekarang seseorang punya ide bisnis, AI bisa membantu mempercepat banyak proses untuk mengeksekusi ide tersebut. Mulai dari membuat konten, menganalisis pasar, menyusun strategi digital, sampai membantu membangun website. Karena itu, mahasiswa Bisnis Digital harus belajar menjadi pengguna teknologi yang produktif,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (14/9).

Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak lagi hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu membuka lapangan kerja sendiri. Mindset ini ditanamkan agar ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat menjadi modal utama dalam membangun merek dan bisnis independen.

Baca juga:Akreditasi Unggul, Sains Data UNM Makin Siap Cetak Talenta Digital Masa Depan

“Kami ingin mahasiswa memiliki mindset bahwa gelar sarjana bukan hanya tiket untuk melamar pekerjaan. Ilmu yang diperoleh selama kuliah juga harus bisa menjadi modal untuk menciptakan usaha, membangun brand sendiri, bahkan suatu saat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” tambah Andry.

Untuk mendukung hal tersebut, Program Studi (prodi) Bisnis Digital UNM sebagai Kampus Digital Bisnis membekali mahasiswa dengan keahlian pemasaran digital, pengelolaan bisnis berbasis teknologi, serta pemanfaatan AI. Pendidikan ini diharapkan membentuk lulusan yang adaptif dan siap bersaing di ekosistem bisnis masa depan.