
NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Beasiswa MAUNG (Manusia Unggul) Tahap I Kota Depok Tahun 2026 pada Rabu (9/9/2026). Rapat yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Depok ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Dibaleka 2 Lantai 6, Depok. Pertemuan tersebut membahas mekanisme teknis serta ketentuan proses penetapan penerima bantuan pendidikan bagi mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Dinas Sosial Kota Depok, Dewi Sartika, memaparkan skema penyaluran bantuan yang diperuntukkan bagi mahasiswa hingga menyelesaikan masa studi. Bantuan pendidikan ini diberikan maksimal hingga semester 6 untuk jenjang D3, serta semester 8 untuk program D4 dan S1. Dana Beasiswa MAUNG dapat dimanfaatkan untuk membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT), SPP, maupun kebutuhan operasional perkuliahan lainnya sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga:UNM Rawamangun Perluas Akses Pendidikan Lewat Beasiswa
UNM Hadiri Rapat Koordinasi Penetapan Beasiswa MAUNG
Ketua Tim Beasiswa UNM, Retno Sari, menyambut positif kolaborasi bersama Pemerintah Kota Depok tersebut. Ia menilai program ini sangat membantu mahasiswa dalam menjaga keberlanjutan studi mereka.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi dengan Dinas Sosial Kota Depok dalam program Beasiswa MAUNG ini. Bantuan ini menjadi angin segar bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial agar tetap fokus menyelesaikan kuliah tepat waktu,” katanya dalam rilis yang diterima pada Senin (12/10).
Baca juga:UNM Kampus Margonda Gelar Pelatihan Public Speaking bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa
Keikutsertaan UNM dalam koordinasi ini sejalan dengan komitmen UNM sebagai Kampus Digital Bisnis untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif. UNM terus berupaya aktif memfasilitasi mahasiswa dalam mengakses berbagai peluang bantuan pendidikan resmi dari pemerintah.
“Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kota Depok, program Beasiswa MAUNG diharapkan dapat terus berlanjut secara tepat sasaran. Dukungan pembiayaan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tegasnya.







