LPPM UNM Akan Gelar Webinar Strategi Hibah

NusamandiriNews, Jakarta–Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri (UNM) bekerja sama dengan Program Studi (Prodi) Informatika Program Doktoral menggelar webinar strategi penyusunan proposal hibah pada Kamis, 22 Oktober 2026. Acara bertajuk “Strategi Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2027” ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting.

Sebagai perguruan tinggi yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen memperkuat ekosistem riset yang inovatif dan berbasis teknologi. Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas serta daya saing proposal para dosen agar siap menembus pendanaan eksternal dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Baca juga:Kembangkan AI Deteksi Kanker Serviks, Tim Peneliti UNM Gelar Monev Hibah

LPPM UNM Akan Gelar Webinar Strategi Hibah

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni Ketua LPPM UNM Andi Saryoko, Dr. Ali Khumaidi dan Sri Hadianti. Para pemateri mengupas tuntas teknik penentuan kebaruan penelitian, perancangan metodologi, pemetaan luaran, hingga penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang presisi.

Ketua LPPM UNM, Andi Saryoko, menegaskan pentingnya pemahaman regulasi dan substansi dalam setiap pengajuan proposal. Menurutnya, riset perguruan tinggi harus berorientasi pada keberlanjutan dan kebermanfaatan.

Baca juga:LPPM Universitas Nusa Mandiri Sukses Gelar Monev Internal Hibah Penelitian 2026

“Penyusunan proposal yang berkualitas tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga harus menunjukkan keterbaruan riset serta dampak nyata bagi masyarakat,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (21/10).

Melalui kegiatan pembekalan ini, UNM berharap jumlah dan kualitas proposal hibah yang lolos pendanaan publikasi meningkat secara signifikan. Langkah ini menjadi wujud nyata penguatan Tridarma Perguruan Tinggi dalam mencetak karyasains dan pengabdian yang berdaya saing global.