
NusamandiriNews, Depok – Menjalani rutinitas nine-to-five di sebuah perusahaan logistik ekspor-impor tidak membuat Admathir Muhammad berhenti mengeksplorasi potensi dirinya. Di luar jam kerjanya sebagai seorang digital marketer, pria yang akrab disapa Matir ini bertransformasi menjadi salah satu kreator konten yang patut diperhitungkan. Melalui akun @matirnomatters, alumni Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) lulusan 2023 ini, punya 1,6 juta pengikut dengan total 86 juta likes di TikTok dan 437K pengikut di Instagram.
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, Matir menyadari pentingnya membuka “keran” penghasilan sebanyak mungkin, selama itu halal. Keputusannya terjun sebagai kreator konten yang memadukan unsur sosial dan hiburan di berbagai platform seperti Instagram, Facebook, YouTube, dan TikTok ini, terbukti membuahkan hasil yang masif. Di Instagram, ia bahkan mencetak lonjakan pengikut hingga 1.500 persen, dengan menggaet 150.000 pengikut baru hanya dalam waktu dua bulan.
Baca juga:Kisah Reza, Mantan Kurir yang Kini Jadi Senior AWS Instructor
Alumni UNM Tembus Jutaan Followers
Di balik angka-angka fantastis tersebut, ada titik balik personal. Sebuah musibah yang menghampirinya menjadi momen refleksi diri yang mendalam. Daripada menyalahkan keadaan, Matir memilih untuk mengevaluasi diri. Hasilnya adalah sebuah konsistensi yang memicu eskalasi luar biasa pada kanal media sosialnya.
Bagi mahasiswa baru yang mungkin tengah menghadapi masalah, ia menitipkan sebuah prinsip hidup: “Jangan suudzon dulu sama Tuhan. Tarik garis besarnya, apa yang sudah kita lakukan dan apa yang harus diperbaiki. Sehingga apa pun yang kita inginkan nanti, entah karier atau pendidikan, akan menjadi sesuatu yang berkah dan membanggakan untuk diri sendiri,” pesan Matir.
Mitos “Salah Jurusan” dan Kekuatan Jaringan Sosial
Lulus dari Prodi Sistem Informasi di UNM yang sarat dengan coding dan pemrograman, Matir kini justru berkecimpung di dunia digital marketing dan content creator. Meski tampak berseberangan, ia mematahkan stigma “salah jurusan” yang kerap menghantui mahasiswa.
“Ilmu itu tidak akan ada matinya, tinggal diasah terus. Jangan pernah menyesali kalau merasa salah jurusan, karena sebenarnya tidak ada yang namanya salah jurusan. Mungkin saat ini ilmunya belum beririsan saja,” jelasnya.
Selain itu, menjelang akhir tahun 2026 ini, Matir juga menyoroti satu keahlian krusial yang wajib dimiliki oleh mahasiswa dari jurusan mana pun yakni Social Networking. Kemampuan berinteraksi sosial dan merawat jejaring yang nantniya tidak hanya akan membuka peluang, tapi juga punya nilai ekonomi yang tinggi. Bagnya, menjaga relasi dengan baik menjadi kunci agar setiap peluang yang datang dapat dieksekusi dengan baik dan lancar.
Menjual Semangat, Bukan Kesedihan
Berada di niche konten sosial yang sarat emosi dan menggaet empati, Matir memiliki pantangan keras. Ia menolak menjual kesedihan. Jika ditelisik, konten-kontennya tidak pernah mengeksploitasi penderitaan demi mendulang rasa kasihan. Sebaliknya, ia menyorot energi, motivasi, dan semangat juang orang-orang di jalanan, yang memang jarang tersorot.
Pendekatan ini lahir dari pemisahan yang ia buat antara pemenuhan kebutuhan jasmani (dari pekerjaan profesionalnya) dan kebutuhan rohani. Membuat orang lain tersenyum lewat kontennya memberikan kebahagiaan yang jauh lebih masif bagi dirinya. Memahami bahwa masyarakat Indonesia memiliki empati yang sangat tinggi, konten Matir hadir sebagai oase motivasi bagi mereka yang lelah bekerja seharian. Selain itu, sedekah yang paling baik adalah memberi kebahagiaan bagi orang lain.
“Saya ingin menjadi sosok yang ketika nanti sudah tidak ada, saya dikenal dengan baik. Saya ingin orang ingat dengan saya, mendoakan saya, dan senang dengan keberadaan saya,” ungkapnya saat menjelaskan filosofi di balik kontennya.
Rumus 4 Minggu untuk Kreator Pemula
Sebagai seorang lulusan yang sukses di bidangnya sekarang, ia juga tidak pelit dalam berbagi ilmu. Kedatangannya ke UNM, memenuhi undangan sebagai pembicara Seminar Business Digital yang digelar dalam kegiatan SEMOT (Seminar Motivasi) sebagai Alumni Sukses dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKMMB), yang digelar di UNM kampus Margonda, Depok, Jawa Barat, Minggu (20/9).
Dalam wawancaranya juga, Matir membagikan tips bagi mereka yang ingin mengikuti jejaknya sebagai content creator.
Berikut “Rumus 1 Bulan dari Matir yang telah terbukti efektivitasnya:
1. Minggu Pertama (Perencanaan): Dedikasikan waktu untuk pusing memikirkan content plan dan konsep.
2. Minggu Kedua (Eksekusi): Mulai ambil tindakan. Buatlah konten meski hasilnya jelek, menyebalkan, atau banyak salah. Yang terpenting adalah berani memulai.
3. Minggu Ketiga (Evaluasi): Jadikan kesalahan di minggu kedua sebagai bahan pembelajaran.
4. Minggu Keempat (Konsistensi): Ulangi prosesnya dengan membawa perbaikan. Yakinkan diri bahwa akan ada eskalasi di bulan berikutnya. Jangan pernah malu untuk berbuat salah.
Memori dan Harapan untuk Almamater
Kesuksesan Matir hari ini tidak lepas dari tempaan selama berkuliah di UNM yang memang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis. Ia mengenang bagaimana dosen-dosen di UNM tidak hanya mengajar, namun juga memposisikan diri sebagai rekan diskusi yang membuka wawasan baru tentang industri digital. Dukungan penuh dari dosen pembimbing dan penguji saat menyusun skripsi menjadi salah satu memori yang paling ia kenang.
Baca juga:Tim Artholic Studio UNM Lolos KMI Expo XVII 2026 Berkat Olahan Limbah Kayu
Berangkat dari pengalaman positif tersebut, Matir menyimpan harapan besar bagi almamaternya. Ia ingin UNM terus menjadi ruang belajar yang inklusif, memberikan porsi dan kapasitas pendidikan yang setara bagi seluruh mahasiswanya, serta terus melahirkan lulusan-lulusan yang tidak hanya siap menghadapi industri, tetapi juga mampu menebar manfaat nyata di masyarakat.
Bagi generasi mandiri yang ingin mengikuti jejak Matir, atau sedang mempersiapkan masa depannya, bergabung bersama Matir menjadi alumni UNM menjadi pilihan yang bagus. Sebelum menjadi alumni, harus daftar kuliah dulu dan jadi mahasiswa UNM. Informasi pendaftaran bisa langsung kunjungi laman https://nusamandiri.ac.id/.







