NusamandiriNews, Jakarta – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat di tahun 2026 membuka peluang karier yang kian luas, khususnya bagi lulusan informatika. Hampir seluruh sektor industri kini membutuhkan tenaga profesional yang mampu mengembangkan, mengelola, dan mengoptimalkan teknologi dalam berbagai lini operasional.
Mulai dari perusahaan rintisan (startup) hingga korporasi besar, kebutuhan akan talenta IT terus meningkat. Kondisi ini menjadikan lulusan informatika sebagai salah satu profil paling diburu di pasar kerja saat ini.
Bukan Cuma Programmer!
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin, Bryan Givan, menegaskan bahwa bidang informatika memiliki fleksibilitas karier yang sangat tinggi di era digital.
“Lulusan informatika punya banyak pilihan karier. Mereka bisa menjadi programmer, software engineer, hingga berkarier di bidang data science dan keamanan siber,” ujarnya, Senin (27/4).
Fenomena ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kebutuhan tenaga kerja di sektor teknologi. Transformasi digital yang dilakukan berbagai perusahaan menjadi faktor utama meningkatnya permintaan tersebut.
Tidak hanya di industri teknologi, lulusan informatika juga dibutuhkan di berbagai sektor seperti keuangan, kesehatan, pendidikan, hingga industri kreatif. Hal ini menegaskan bahwa teknologi telah menjadi fondasi penting dalam hampir seluruh aspek kehidupan modern.
Bryan juga menekankan bahwa lulusan informatika tidak cukup hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga harus adaptif terhadap perubahan teknologi yang sangat cepat.
“Mahasiswa informatika harus siap belajar hal baru dan tidak berhenti pada satu keterampilan saja. Adaptasi adalah kunci di dunia IT,” jelasnya.
Selain penguasaan coding dan pengembangan sistem, kemampuan problem solving, logika berpikir, serta kemampuan analisis menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan dunia kerja.
Di Indonesia sendiri, peluang karier di bidang informatika terus terbuka lebar. Banyak perusahaan teknologi, baik lokal maupun global, aktif mencari talenta digital yang kompeten dan siap terjun ke industri.
Tak hanya bekerja di perusahaan, lulusan informatika juga memiliki peluang besar untuk menjadi entrepreneur dengan membangun startup maupun mengembangkan produk digital inovatif.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui program studi S1 Informatika, mahasiswa dibekali tidak hanya dengan teori, tetapi juga pengalaman praktik melalui proyek nyata yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Baca juga: Belajar AI Sejak Muda? Dosen Prodi Informatika UNM Latih Remaja Margonda Kuasai Teknologi Digital
Mahasiswa juga didorong untuk membangun portofolio sejak dini sebagai nilai tambah saat memasuki dunia profesional.
“Yang konsisten belajar dan terus mengasah skill akan memiliki peluang lebih besar. Dunia IT itu luas, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” tambah Bryan.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi, peluang karier lulusan informatika diproyeksikan akan terus meningkat di masa depan. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang teknologi digital.
Pada akhirnya, memilih jurusan informatika bukan sekadar belajar teknologi, tetapi juga membuka jalan menuju karier yang luas dan menjanjikan di era digital.









