CSIRT UNM Ikuti Workshop BSSN Perkuat Keamanan Siber

NusamandiriNews, Tangerang–Tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengikuti Workshop Penanganan Insiden Multi Stage Attack pada Aplikasi Web Perguruan Tinggi di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pamulang, Tangerang Selatan, pada Rabu–Kamis, 4-5 November 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bekerja sama dengan Universitas Terbuka.

UNM yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, terus berkomitmen memperkuat keamanan infrastruktur teknologi informasi dan perlindungan data akademik kampus. Dalam workshop tersebut, tim CSIRT UNM mendalami alur penanganan insiden siber bertahap, mulai dari deteksi, identifikasi aktivitas mencurigakan, analisis log menggunakan tools Wazuh, hingga mitigasi dan pemulihan sistem.

Baca juga:UNM Kampus Margonda Buka Prodi S1 Informatika Siapkan Ahli AI dan Siber

CSIRT UNM Ikuti Workshop BSSN Perkuat Keamanan Siber

Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas teknis sumber daya manusia di bidang keamanan siber guna mengantisipasi ancaman seperti eksploitasi server maupun kebocoran data di lingkungan perguruan tinggi.

Tim CSIRT Universitas Nusa Mandiri, Sumarna, menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan taktis dalam menghadapi ancaman serangan siber yang kian kompleks.

“Keikutsertaan dalam workshop BSSN ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapsiagaan tim,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (6/11).

Baca juga:Tantangan Keamanan Siber di Era AI

Ia menegaskan bahwa pengetahuan dan simulasi yang didapat akan menjadi referensi utama dalam merancang sistem mitigasi insiden siber yang lebih cepat, terstruktur, dan sistematis di lingkungan UNM.

“Dengan peningkatan kapabilitas tim keamanan siber secara berkelanjutan, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen mewujudkan ekosistem digital kampus yang aman, andal, dan tepercaya,” tandasnya.