hibah dosen unm

NusamandiriNews, Jakarta – Transformasi digital kini mulai menjangkau organisasi kemasyarakatan di tingkat kelurahan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung pelayanan yang lebih efektif sekaligus memperkuat pemberdayaan warga.

Universitas Nusa Mandiri (UNM) menyerahkan aset Sistem Informasi PKK berbasis website kepada Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Serah terima tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026.

Baca juga: Riset AI Dosen UNM Lolos Hibah Kemdiktisaintek 2026, Kembangkan Teknologi Deteksi Dini Penyakit Pencernaan

Aset diserahkan langsung oleh Ketua Pelaksana PKM, Siti Nurlela, M.Kom, kepada Ketua TP PKK Kelurahan Cipinang Melayu, Emilia Nurtanti, di Kantor PKK Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Selasa (28/7). Kegiatan ini menandai selesainya proses pengembangan sistem sekaligus dimulainya tahap pemanfaatan dan pengelolaan secara mandiri oleh mitra.

Siti Nurlela mengatakan, program PKM tersebut mengusung tema “Penerapan Sistem Informasi PKK Kelurahan Cipinang Melayu Berbasis Website untuk Pengelolaan Administrasi dan Pemberdayaan UP2K”. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas administrasi PKK sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Sistem informasi yang diserahkan mencakup berbagai komponen pendukung, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, desain antarmuka, pengembangan modul website, hingga panduan penggunaannya. Tim pengabdian juga menyediakan layanan hosting dan domain selama satu tahun, pelatihan pengguna, serta perangkat pendukung implementasi.

Selain sistem berbasis website, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis turut menyerahkan proyektor untuk mendukung kegiatan sosialisasi dan pelatihan, serta modem internet guna menunjang operasional sistem informasi. Total nilai aset yang diserahkan mencapai Rp22.900.000, atau sekitar 51,99 persen dari total dana program.

Siti juga menyebut bahwa sistem informasi tersebut dirancang tidak hanya untuk mendukung kegiatan administrasi saja, namun juga menjadi sarana penyebaran informasi dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

“Melalui program ini, kami berharap pengelolaan administrasi PKK menjadi lebih tertata, data lebih mudah diakses dan diperbarui, serta kegiatan pemberdayaan UP2K dapat dipromosikan secara lebih luas melalui platform digital yang telah dikembangkan bersama,” ujarnya.

Jelasnya, keberhasilan sebuah sistem informasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh komitmen pengguna dalam memanfaatkannya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pendampingan kepada mitra menjadi bagian penting dari pelaksanaan program pengabdian tersebut.

Baca juga: Lolos Hibah PkM 2026, UNM Digitalisasi PKK Cipinang Melayu lewat Sistem Berbasis Website

Sementara itu, Emilia Nurtanti, menyambut baik dukungan yang diberikan Universitas Nusa Mandiri (UNM). Ia menilai sistem informasi tersebut akan membantu pengurus PKK dalam mengelola data dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pendampingan yang telah diberikan. Sistem informasi ini akan membantu pengurus PKK dalam mengelola data, mendokumentasikan kegiatan, dan menyebarkan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif. Kami berkomitmen untuk memanfaatkan dan mengembangkan sistem ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Emilia.

Program pengabdian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026. Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, hasil pengembangan teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas organisasi masyarakat di tingkat lokal.