NusamandiriNews, Jakarta — Apa yang biasanya hanya menjadi tugas perkuliahan, berhasil diubah menjadi prestasi akademik membanggakan oleh mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Mahasiswa Program Studi Manajemen sukses mengembangkan tugas mata kuliah menjadi artikel ilmiah yang terpublikasi di jurnal terakreditasi nasional (SINTA).
Penelitian tersebut dilakukan oleh Andreano Frans Pratama, David Eka Ramadhan, dan Lianto Sagi di bawah bimbingan dosen Muhammad Abdullah. Mereka mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat beli konsumen terhadap produk mi instan Indomie.
Baca juga:UNM Kian Kuat di Riset, Jurnal INTI Resmi Berperingkat SINTA 3
Mahasiswa UNM Buktikan Tugas Bisa Tembus Jurnal SINTA
Andreano Frans Pratama menjelaskan bahwa riset ini dilatarbelakangi oleh tingginya konsumsi mi instan di Indonesia serta ketatnya persaingan industri.
“Kami tertarik melihat bagaimana strategi pemasaran memengaruhi minat beli, terutama pada produk yang sudah sangat populer seperti Indomie,” ujarnya.
Dalam penelitian ini, tim memfokuskan pada tiga variabel utama, yakni harga, keragaman produk, dan promosi. David Eka Ramadhan menyebutkan bahwa ketiga aspek tersebut dianalisis untuk mengetahui sejauh mana pengaruhnya terhadap keputusan konsumen.
Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen mi instan. Lianto Sagi menjelaskan bahwa data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik untuk menguji hubungan antar variabel.
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, keragaman produk, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap minat beli, baik secara parsial maupun simultan. Kesesuaian antara harga dan manfaat menjadi faktor utama yang dipertimbangkan konsumen,” jelas Lianto.
Selain itu, keragaman produk terutama variasi rasa dan desain kemasan terbukti mampu menarik minat konsumen. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa persepsi terhadap aspek kesehatan masih menjadi catatan penting yang perlu diperhatikan oleh produsen.
Dari sisi promosi, strategi yang dilakukan pada momen tertentu dinilai efektif meningkatkan minat beli, meskipun masih terdapat peluang untuk dioptimalkan agar lebih maksimal.
Pada kesempatan ini, Dosen pembimbing, Muhammad Abdullah, mengapresiasi capaian mahasiswa tersebut.
“Proses mengubah tugas perkuliahan menjadi publikasi ilmiah membutuhkan komitmen dan ketekunan. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan kompetitif,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam membangun budaya riset yang kuat.
Baca juga:Kuliah + Kerja Sekaligus! IEP 3+1 UNM Kampus Rawamangun Siapkan Lulusan Siap Industri
“Kami mendorong agar karya mahasiswa tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi berkembang menjadi publikasi ilmiah yang bermanfaat. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNM memiliki potensi besar dalam menghasilkan riset yang relevan, berbasis data, dan aplikatif,” tuturnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (15/4).
Ia menambahkan, ke depan Prodi Manajemen akan terus memperkuat ekosistem riset melalui pendampingan, kolaborasi dosen dan mahasiswa, serta integrasi pembelajaran berbasis luaran publikasi.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis tidak hanya fokus pada pembelajaran teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi dunia akademik dan industri.









