NusamandiriNews, Jakarta–Dalam upaya memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar berbasis industri, Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis akan menggelar kunjungan industri ke C59, salah satu brand fashion lokal terkemuka di Indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis 25 Juni 2026 di kantor pusat C59 yang berlokasi di Jalan Cigadung Raya Timur No.107, Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kunjungan industri tersebut akan diikuti oleh mahasiswa semester 6 Program Studi Bisnis Digital sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang menghubungkan teori akademik dengan praktik bisnis di lapangan.
Baca juga: Calon Mahasiswa Diajak Bangun Startup Sejak Dini, NSC UNM Gelar Workshop Digital Bisnis
Mahasiswa Bisnis Digital UNM Belajar Langsung ke C59
Sebagai brand lokal yang telah bertahan dan berkembang selama puluhan tahun, C59 dinilai menjadi contoh nyata keberhasilan perusahaan dalam membangun merek, menjaga loyalitas pelanggan, serta beradaptasi dengan perubahan pasar dan perkembangan teknologi digital.
Mahasiswa akan memperoleh kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek penting dalam pengelolaan bisnis modern, mulai dari strategi branding, pemasaran, manajemen operasional, proses produksi, hingga transformasi digital yang diterapkan perusahaan untuk mempertahankan daya saingnya.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan dunia usaha yang semakin kompetitif.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep bisnis dari teori di ruang kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana strategi bisnis, branding, pemasaran, dan inovasi dijalankan oleh perusahaan yang telah berhasil membangun reputasinya di tingkat nasional. Melalui kunjungan ke C59, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (22/6).
Menurut Lia, interaksi langsung dengan pelaku industri akan membantu mahasiswa memahami tantangan dan peluang yang dihadapi perusahaan dalam menjalankan bisnis di era digital.
“Pengalaman belajar langsung seperti ini sangat penting untuk membangun pola pikir bisnis yang adaptif, kreatif, dan inovatif. Kami berharap mahasiswa dapat mengambil banyak pelajaran yang nantinya dapat diterapkan baik saat memasuki dunia kerja maupun ketika membangun bisnis mereka sendiri,” tambahnya.
Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa akan mengikuti sesi pemaparan profil perusahaan, diskusi bersama manajemen C59, serta observasi berbagai aktivitas operasional dan strategi bisnis yang dijalankan perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami implementasi nyata dari berbagai materi yang selama ini dipelajari dalam perkuliahan.
Kegiatan ini juga akan didampingi oleh dosen Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, yakni Widi Astuti dan Duwi Cahya Putri Buani, yang akan membantu mahasiswa mengaitkan pengalaman lapangan dengan konsep akademik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan aplikatif.
Baca juga:Startup Mahasiswa UNM Tembus Pendanaan Nasional, Artholic Studio Sulap Limbah Jadi Bisnis Cuan
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan kunjungan industri ini, UNM berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia bisnis digital, memiliki wawasan yang lebih luas tentang pengelolaan perusahaan, serta mampu menjadi talenta profesional dan entrepreneur yang kompetitif di era transformasi digital,” jelasnya.
Dengan mengusung semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, Universitas Nusa Mandiri terus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis dan kesiapan kerja yang tinggi.










