
NusamandiriNews, Jakarta — Kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan riset berbasis teknologi kembali ditunjukkan Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Lima mahasiswa Program Studi Informatika (S1) berhasil menyelesaikan penelitian mengenai pengaruh sistem gacha terhadap emosi dan pengambilan keputusan pemain gim dengan memanfaatkan pendekatan machine learning.
Penelitian bertajuk “Analisa Pengaruh Sistem Gacha terhadap Emosi dan Pengambilan Keputusan Pemain Game Menggunakan Pendekatan Hybrid Support Vector Machine dan Random Forest” tersebut dikerjakan oleh Andriyan Maulana, Muhammad Guntur Ilham, Fahri Santoso, Rizky Ardianto, dan Rofi Ahnaf Fahrezi, yang tergabung dalam Tim Hitam.
Baca juga:Tak Berhenti di Sarjana, 25 Tahun UNM Lengkapi Ekosistem Informatika hingga Doktoral
Mahasiswa Informatika UNM Teliti Dampak Sistem Gacha
Penelitian yang lahir dari mata kuliah Metodologi Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan mengolah data survei pemain aktif. Dataset menggabungkan skor kuesioner Likert dan respons teks bebas. Untuk klasifikasi emosi, tim menggunakan model IndoBERT, sedangkan prediksi perilaku dilakukan dengan algoritma Random Forest dan pendekatan hybrid SVM-Random Forest.
Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara kelangkaan hadiah gacha dan peningkatan arousal emosional dengan nilai r=0,329. Peningkatan tersebut juga berkaitan dengan pengambilan keputusan seperti impulsive top-up dan loss chasing dengan nilai r=0,423.
Dalam pemodelan perilaku, Random Forest mencapai akurasi 86,79 persen untuk klasifikasi keputusan top-up. Sementara itu, pendekatan Hybrid SVM-Random Forest menghasilkan akurasi 69,81 persen dalam mengklasifikasikan tingkat adiktivitas berdasarkan karakteristik data penelitian.
Ketua Program Studi Informatika (S1) Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, mengapresiasi penelitian mahasiswa tersebut sebagai bentuk penerapan kompetensi Informatika dalam mengkaji persoalan yang berkembang di ekosistem digital.
“Luaran mata kuliah Metodologi Penelitian bukan sekadar tugas akademik. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Informatika mampu merancang penelitian secara terstruktur, mengolah data, menerapkan machine learning, sekaligus melihat dampak sosial dari perkembangan teknologi. Kami mengapresiasi Tim Hitam yang mampu memadukan kompetensi teknis dengan perhatian terhadap penggunaan teknologi digital yang bertanggung jawab,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (18/8).
Baca juga:Informatika Masih Jadi Jurusan Paling Diburu, UNM Siapkan Talenta AI hingga Cyber Security
Menurutnya, pengalaman penelitian menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami persoalan dan dampak dari teknologi yang dikembangkan.
“Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan akademik untuk memahami perilaku pengguna terhadap mekanisme gacha, sekaligus mendorong pengembangan sistem monetisasi gim yang lebih transparan dan bertanggung jawab,” katanya.
Bagi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, riset mahasiswa menjadi salah satu bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran teknologi dengan persoalan nyata di masyarakat dan industri digital.
Informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi resmi Universitas Nusa Mandiri dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id/.








