
NusamandiriNews, Jakarta–Tim Semper Fidelis dari Program Studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), Kampus Digital Bisnis, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Pekan Data Nasional (PeDaS) 2026. Tim yang beranggotakan Surya Abdi, Aiman Rizky Rahmatullah Kamil, dan Lupvi Syahrul Romadhon ini mengumumkan capaian tersebut usai babak final daring pada Sabtu (3/10/2026) serta penganugerahan di Sahid Hotel and Convention Yogyakarta, pada Jumat (9/10), lalu.
Dalam kompetisi ini, tim mahasiswa semester 5 tersebut menganalisis kesehatan trafik dan prioritas investigasi berdasarkan data Domain Name System (DNS) milik Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Mereka mengkaji volume query DNS per interval 10 detik untuk mengidentifikasi lonjakan trafik serta membandingkannya dengan tingkat error respons.
Baca juga:Prodi Sains Data UNM Raih Juara 3 Pekan Data Nasional 2026
Mahasiswa Sains Data UNM Raih Juara 3
Hasil analisis menunjukkan dua lonjakan volume utama yang hampir setara, yaitu 42.178 dan 42.164 query. Namun, kedua lonjakan tersebut memiliki tingkat error yang berbeda signifikan, yakni 8,51 persen dan 29,70 persen. Temuan ini membuktikan bahwa volume trafik tinggi tidak selalu mencerminkan kondisi kesehatan layanan DNS yang sama.
Selain itu, tim menemukan lima episode abnormal selama 30 menit pengamatan. Sebanyak 67 endpoint yang masuk prioritas investigasi tercatat hanya menghasilkan 7,20 persen query, tetapi menyumbang hingga 67,07 persen error. Temuan ini menjadi dasar perancangan kerangka peringatan dini berbasis empat status: NORMAL, WATCH, INVESTIGATE, dan HIGH PRIORITY.
Ketua Prodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, mengapresiasi kemampuan mahasiswa dalam mengolah data hingga menghasilkan rekomendasi konkrit bagi operasional jaringan. Menurutnya, penerapan sains data harus melampaui sekadar penyajian angka atau grafik.
Baca juga:Tim Semper Fidelis UNM Raih Juara 3 Pekan Data Nasional 2026
“Mahasiswa perlu mampu menghubungkan hasil analisis dengan persoalan yang ingin diselesaikan. Ketelitian dalam membaca pola, memilih pendekatan yang sesuai, dan menyampaikan kesimpulan berdasarkan bukti merupakan bagian penting dari kompetensi sains data,” katanya dalam keterangan rilis pada Kamis (15/10).
Ia menambahkan bahwa UNM Kampus Digital Bisnis terus berkomitmen mendukung mahasiswa mengasah keterampilan lewat proyek berbasis data dan kompetisi nasional. Pendekatan ini diharapkan membentuk lulusan yang mampu memecahkan masalah secara terukur dan transparan.
“Dengan menggabungkan ketelitian teknis dan pemahaman terhadap konteks persoalan, mahasiswa Sains Data dapat menghasilkan analisis yang lebih terukur, transparan, dan bermanfaat,” tegasnya.







