
NusamandiriNews, Depok – Mahasiswi Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, Dini Fitriyah Herti, menunjukkan kreativitasnya dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) DKI Jakarta 2026 yang berlangsung di Gedung 7 Kampus D Universitas Gunadarma, Margonda, Depok, pada Kamis (16/7).
Ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut menjadi tahapan seleksi menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) sekaligus menandai sejarah baru dengan hadirnya cabang lomba Poster Digital (Desain Poster) yang untuk pertama kalinya dipertandingkan di tingkat Peksimida.
Baca juga: Mahasiswa Sains Data UNM Ciptakan Startup AI, dari i-Mosque hingga Gelang Pintar Pembayaran
Mahasiswi Sains Data UNM Curi Perhatian di Peksimida DKI 2026
Sebanyak 15 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DKI Jakarta mengikuti kompetisi ini. Seluruh peserta ditantang menyelesaikan karya berdasarkan tema yang ditentukan secara acak melalui spin wheel. Tema yang keluar adalah “Mendorong Terciptanya Kehidupan yang Lebih Berkualitas”, dan dinilai langsung oleh tiga juri profesional.
Menjawab tantangan tersebut, Dini menghadirkan poster berjudul “Investasi Besok Pagi Dimulai dari Malam Ini”. Menggunakan aplikasi ibis Paint X dan Canva, ia mengangkat pesan penting tentang pola hidup sehat melalui pemanfaatan daun catnip sebagai teh herbal untuk membantu meningkatkan kualitas tidur.
Menurut Dini, keberhasilan dalam kompetisi desain tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kekuatan konsep.
“Persiapan saya lebih banyak memperkuat teori dan konsep desain sebelum hari pelaksanaan. Dengan konsep yang matang, ide akan lebih mudah diterjemahkan menjadi visual yang komunikatif,” ujarnya.
Kompetisi dimulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan jeda istirahat selama 45 menit. Durasi yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi peserta untuk menuangkan ide kreatif secara cepat, tepat, dan menarik dalam bentuk visual.
Meski bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama, Dini mengaku pengalaman tersebut justru menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring dengan sesama mahasiswa kreatif.
Koordinator Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri, Taopik Hidayat, mengapresiasi semangat mahasiswa yang terus berani tampil di berbagai ajang kompetisi tingkat daerah maupun nasional.
“Keikutsertaan mahasiswa dalam Peksimida menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di ranah kreativitas digital. Kami terus mendorong mahasiswa untuk berani menunjukkan karya, memperluas jejaring, dan mengasah kompetensi melalui berbagai kompetisi bergengsi,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Senin (20/7).
Menurut Taopik, pengalaman mengikuti kompetisi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan industri kreatif maupun dunia profesional.
Baca juga:Magang di Komdigi Sebelum Lulus, Mahasiswi UNM Buktikan Talenta Sains Data Siap Kerja
Sebagai Kampus Digital Bisnis, tegasnya, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mendukung mahasiswa mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan akademik, kompetisi, riset, maupun pengembangan talenta di tingkat regional hingga nasional.
“Saat ini, seluruh peserta masih menunggu hasil resmi penilaian dewan juri. Terlepas dari hasil akhir, partisipasi Dini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing, berinovasi, dan menghadirkan karya yang relevan dengan isu-isu sosial melalui pendekatan teknologi dan kreativitas digital,” tutupnya.








