
NusamandiriNews, Depok – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menghadirkan program edukatif bagi masyarakat melalui Seminar Parenting bertajuk “Sinergi Orang Tua dan Kampus: Rahasia Mencetak Generasi Mandiri, Berprestasi dan Siap Hadapi Dunia Kerja”. Kegiatan ini akan digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 08.00–11.00 WIB secara hybrid, bertempat di Aula Universitas Nusa Mandiri Kampus Margonda dan melalui Zoom Meeting.
Seminar ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri dalam memperkuat kolaborasi antara orang tua dan perguruan tinggi dalam mendampingi mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja yang terus berubah. Melalui kegiatan ini, para orang tua akan mendapatkan wawasan mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter, kemandirian, serta kesiapan karier anak di era transformasi digital.
UNM Kupas Rahasia Cetak Anak Mandiri dan Siap Kerja
Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri Kampus Jatiwaringin, Sofian Wira Hadi, mengatakan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di kampus, tetapi juga oleh sinergi yang terjalin antara kampus dan keluarga.
“Kolaborasi antara orang tua dan kampus merupakan fondasi penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kemandirian, serta kesiapan menghadapi dunia profesional. Ketika komunikasi antara kampus dan orang tua berjalan baik, proses pengembangan potensi mahasiswa akan menjadi lebih optimal,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (17/7).
Menurut Sofian, saat ini orang tua perlu memahami bahwa memilih perguruan tinggi bukan sekadar mempertimbangkan popularitas, tetapi juga melihat bagaimana kampus membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Seminar Parenting ini akan menghadirkan dua narasumber dari Universitas Nusa Mandiri, yakni Wawan Kurniawan, selaku Marketing Advisor Universitas Nusa Mandiri, serta Taopik Hidayat, dari Bidang Kemahasiswaan Universitas Nusa Mandiri.
Dalam seminar tersebut, peserta akan memperoleh berbagai informasi mengenai perkembangan pendidikan tinggi, perubahan kebutuhan dunia kerja, pentingnya komunikasi antara orang tua dan mahasiswa, hingga strategi mendampingi generasi muda agar mampu berkembang menjadi pribadi yang mandiri, adaptif, dan siap bersaing di era digital.
“Kami berharap seminar ini dapat membuka perspektif baru bagi para orang tua bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Kampus memberikan lingkungan belajar dan pengembangan kompetensi, sementara keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan motivasi anak untuk terus berkembang,” jelas Sofian.
Selain membahas peran orang tua dalam mendukung proses pendidikan, seminar juga akan mengupas pentingnya soft skill, kesiapan karier, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, hingga pembentukan karakter sebagai bekal utama mahasiswa ketika memasuki dunia profesional.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri menghadirkan berbagai program studi unggulan seperti Informatika, Sistem Informasi, Sains Data, Bisnis Digital, dan Manajemen yang dirancang sesuai kebutuhan industri. UNM juga memiliki program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu skema pembelajaran selama tiga tahun di kampus dan satu tahun magang profesional di lebih dari 300 perusahaan mitra nasional maupun multinasional. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata bahkan sebelum lulus kuliah.
Melalui berbagai program tersebut, Universitas Nusa Mandiri terus membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan mahasiswa, orang tua, dunia industri, dan masyarakat guna mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia mengajak seluruh orang tua untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ruang berdiskusi sekaligus memperoleh wawasan langsung dari para narasumber yang berpengalaman.
“Melalui Seminar Parenting ini, kami ingin membangun kesamaan visi antara kampus dan orang tua dalam mendampingi mahasiswa menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, serta siap menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Karena masa depan anak akan lebih kuat jika dibangun melalui sinergi keluarga dan kampus,” tutupnya.








